MUSLIM YANG BODOH dan KRISTEN YANG PINTAR

MUSLIM YANG BODOH

Merekalah yang :
1. Ber-taglid secara berlebihan sampai para wanitanya mau-maunya disetubuhi oleh Ustad gadungan

Islam

Islam

2. Ber-baiat pada satu Ustad/Imam sehingga menganggap Islam yang lain belum sah jika belum diakui oleh sang Ustad/Imam tersebut
3. Mengkafirkan aliran lain yang tidak sepaham dalam Fiqih tetapi sepaham dalam Aqidah dan Kenabian Nabi Muhammad saw
4. Selalu mencari-cari perbedaan (Bid’ah) dan menjauhi persatuan
5. Berkata Islam tidak mengajarkan shalat dan puasa padahal Nabi Muhammad saw melakukannya
6. Mengatakan tidak ada ajaran Jilbab dalam Islam padahal Allah memerintahkan

KRISTEN YANG PINTAR
Merekalah yang berfikir :

1. Mengakui Yesus adalah seorang Utusan Tuhan Bapa (Allah) dan seorang Nabi

Yesus Kristus

Yesus Kristus

2. Mengakui Trinitas sebagi kesatuan tujuan bukan kesatuan fisik, sifat dan pengetahuan (ke-Maha-an)
3. Bisa membedakan mana Firman Allah, Sabda Yesus, Perkataan sejarawan dll dalam Bible
4. Tidak mengakui doktrin “Dosa Waris”

47 Responses to “MUSLIM YANG BODOH dan KRISTEN YANG PINTAR”

  1. Tiyo W. Prasetyo Says:

    Shallom/Assalamualaikum mas Hendra,

    Saya tambahkan sedikit ya, dalam sudut pandang saya seorang Kristen (pengikut Kristus/Yesus) bahwa seorang Kristen yang “pintar” adalah selain mengakui Yesus sebagai utusan (Rasul) dan Nabi (orang yg dipakai Allah Bapa dlm berkomunikasi dgn umat-Nya), tapi juga sebagai Allah sendiri dalam bentuk manusia, melalui inkarnasi.

    No. 2 saya setuju sekali, tepat dengan pengakuan iman percaya (kredo) umat Kristen. Saya salut dgn Anda karena umat Islam pada umumnya memandang bahkan “menuduh” umat Kristen punya tiga Tuhan.

    No. 3 juga saya setujui, kadang kami umat Kristen men-generalisasi ketiganya sebagai Firman Allah saja, sampai2 ada yg bingung karena di Alkitab (maaf, kita gak biasa menyebutnya dengan Bible) ada pula perkataan setan yg dicatat disana. Misalnya pada waktu Yesus mau mengusir setan. Baca Matius 8:28-34 berikut ini:
    8:28 Setibanya di seberang, yaitu di daerah orang Gadara, datanglah dari pekuburan dua orang yang kerasukan setan menemui Yesus. Mereka sangat berbahaya, sehingga tidak seorang pun yang berani melalui jalan itu.
    8:29 Dan mereka itu pun berteriak, katanya: “Apa urusan-Mu dengan kami, hai Anak Allah? Adakah Engkau ke mari untuk menyiksa kami sebelum waktunya?”
    8:30 Tidak jauh dari mereka itu sejumlah besar babi sedang mencari makan.
    8:31 Maka setan-setan itu meminta kepada-Nya, katanya: “Jika Engkau mengusir kami, suruhlah kami pindah ke dalam kawanan babi itu.”
    8:32 Yesus berkata kepada mereka: “Pergilah!” Lalu keluarlah mereka dan masuk ke dalam babi-babi itu. Maka terjunlah seluruh kawanan babi itu dari tepi jurang ke dalam danau dan mati di dalam air.
    8:33 Maka larilah penjaga-penjaga babi itu dan setibanya di kota, diceriterakannyalah segala sesuatu, juga tentang orang-orang yang kerasukan setan itu.
    8:34 Maka keluarlah seluruh kota mendapatkan Yesus dan setelah mereka berjumpa dengan Dia, mereka pun mendesak, supaya Ia meninggalkan daerah mereka.

    Saya kurang yakin apa yang mas Hendra maksud dengan “Dosa waris” di poin ke-4..

  2. Hendra W Says:

    To Tiyo

    Shalom ^_^

    Yesus selain menjadi nabi…tapi juga sebagai Allah sendiri dalam bentuk manusia, melalui inkarnasi.
    ———————————————-
    [Matius 26:39] Maka Ia maju sedikit, lalu sujud dan berdoa, kata-Nya: “Ya Bapa-Ku, jikalau sekiranya mungkin, biarlah cawan ini lalu dari pada-Ku, tetapi janganlah seperti yang Kukehendaki, melainkan seperti yang Engkau kehendaki.”

    [Markus 14:35] Ia maju sedikit, merebahkan diri ke tanah dan berdoa supaya, sekiranya mungkin, saat itu lalu dari pada-Nya.

    Apakah yesus pura2x tidak tahu jika dirinya Adalah Allah ? apa anda yang tidak tahu bahwa Allah tidak akan berdoa kepada Allah.

    Tiyo:
    No. 2 saya setuju sekali, tepat dengan pengakuan iman percaya (kredo) umat Kristen. Saya salut dgn Anda karena umat Islam pada umumnya memandang bahkan “menuduh” umat Kristen punya tiga Tuhan.
    ——————————
    Kayaknya anda sudah mulai kembali kejalan yang benar, Jika trinitas adalah kesatuan tujuan, maka jelas Yesus tidak harus menjadi Tuhan. Yesus tidak harus menebus dirinya dengan di tiang salib dan mati menjadi tuhan. karena yesus bukan tuhan. dibuktikan dengan kesatuan tujuan bukan kesatuan fisik.

    “Dan Kemuliaan yang telah Engkau (Bapa) berikan kepadaku, telah aku berikan pula kepada mereka (para pengikut Yesus), supaya mereka menjadi satu, sama seperti kita adalah satu” (Yohanes 17: 22).

    Jika Yesus sehakikat dengan Bapa maka muridnyapun sama dengan Bapa, tetapi anda dan saya setuju bahwa semua itu adalah kesatuan tujuan, berarti Yesus bukan Allah dan Allah bukan Yesus. sama halnya Yesus bukan Murid2x yesus, dan Murid2x yesus bukan yesus. tetapi dalam “tujuan” mereka adalah satu.

    Untuk Point No3, saya akan berikan contoh :
    Ini Firman Allah :
    “Aku akan membangkitkan seorang Nabi bagi mereka . . . Aku akan menaruh Firman Ku . . . dan ia akan mengatakan kepada mereka segala apa yang Ku perintahkan kepadanya.” (Ulangan 18: 18).

    “Aku, Akulah Tuhan, dan tidak ada juru selamat selain daripada-Ku.” (Yesaya 43: 11)

    “Berpalinglah kepada Ku dan biarkanlah dirimu diselamatkan, hai ujung-ujung bumi! Sebab Aku-lah Allah dan tidak ada yang lain.” (Yesaya 45: 22)

    Inilah Sabda Yesus :
    “… Yesus berseru dengan suara nyaring: “Eli, Eli, lama sabakhtani?” (artinya: Allah Ku, Allah Ku, mengapa Engkau meninggalkan Aku?….” (Injil – Matius 27: 46).

    “Jawab Yesus kepadanya, ‘Hukum yang utama ialah: Dengarlah, hai orang Israel, Tuhan Allah kita adalah Tuhan yang Esa’… ” (Injil – Markus 12: 29).

    “Jawab Yesus kepadanya: ‘Mengapa kau katakan Aku baik? Tak seorangpun yang baik selain daripada Allah saja’…” (Injil – Markus 10: 18).

    Inilah Kata2x Sejarawan:
    “Dan dari jauh, Ia (Yesus) melihat pohon Ara yang sudah berdaun. Ia (Yesus) mendekatinya untuk melihat kalau-kalau Ia (Yesus) mendapat apa-apa pada pohon itu. Tetapi waktu Ia (Yesus) tiba disitu, Ia (Yesus) tidak mendapat apa-apa selain daun-daun saja, ….” (Injil – Markus 1 1: 13).

    Lihatlah Kata ganti orang ketiga [Ia] ini adalah perkataan orang yang tidak menjadi saksi langsung. yaitu diceritakan oleh orang ketiga.

    Sekarang anda mengetahui, mana yang firman tuhan, sabda yesus dan perkataan sejarawan. Jadi Alkitab Tidak murni Firman Tuhan.

    Tiyo:
    Saya kurang yakin apa yang mas Hendra maksud dengan “Dosa waris” di poin ke-4..
    ———————————
    Ini yang dimaksud dosa waris.

    “Sebab itu, sama seperti dosa telah masuk ke dunia oleh satu orang, dan oleh dosa Itu juga maut, begitulah maut itu telah menjalar kepada semua orang, karena semua orang telah berbuat dosa.”
    (Roma. 5:12).

    Paulus menulis surat kepada jemaatnya di ROma bahwa Adam dan Hawa telah berdosa maka semua manusia sebagai keturunannya berdosa. Hal ini yang menjadi cikal bakal penebusan dosa oleh yesus dalam pandangan paulus. Kenapa Milyaran orang harus mati berdosa hingga menunggu yesus disalib ? bahkan hanya yang percay pada penyaliban saja yang diampuni ? ini sungguh tidak Adil.

    seorang hakim manusia saja, apakah jika seorang ayah membunuh, dan dia [baca : sang ayah]dihukum mati lantas anaknya juga harus dihukum mati karena kesalahan ayahnya ?? Jelas tidak mungkin, ini bertentangan dengan konsep keadilan Tuhan.

    Ketika Yesus melihat hal itu, Ia marah dan berkata kepada mereka: “Biarkan anak-anak itu datang kepada-Ku, jangan menghalang-halangi mereka, sebab orang-orang yang seperti itulah yang empunya Kerajaan Allah. (Markus 10:14)

    Orang yang berbuat dosa, itu yang harus mati. Anak tidak akan turut menanggung kesalahan ayahnya dan ayah tidak akan turut menanggung kesalahan anaknya. Orang benar akan menerima berkat kebenarannya, dan kefasikan orang fasik akan tertanggung atasnya. (Yehezkiel 18:20)

    Salam Damai.. ^_^

  3. Tiyo W. Prasetyo Says:

    Shalom ^_^

    Apakah yesus pura2x tidak tahu jika dirinya Adalah Allah? Apa anda yang tidak tahu bahwa Allah tidak akan berdoa kepada Allah.

    Tiyo: Tidak ada yang tidak mungkin bagi Allah, mas. Kenapa kita, manusia yang terbatas ini, membatasi Allah supaya tidak berkomunikasi dengan diriNya sendiri melalui doa? Doa itu kan cara berkomunikasi, seperti nelpon pake HP. Hal ini dicatat dalam Alkitab berarti Tuhan punya maksud, tentunya bukan membuat kita bingung ya he3, tapi memberi teladan bahwa Yesus yg adalah inkarnasi Ilahi aja berkomunikasi dengan Bapa-Nya melalui doa, apalagi kita manusia.
    Ketakutan yang dialami Yesus adalah bentuk empati Ilahi pada umat manusia yang takut akan siksaan, takut akan kematian, dst. Tapi ketaatan pada skenario Ilahi yang diteladankan Yesus sungguh luar biasa.

    Kayaknya anda sudah mulai kembali kejalan yang benar, Jika trinitas adalah kesatuan tujuan, maka jelas Yesus tidak harus menjadi Tuhan. Yesus tidak harus menebus dirinya dengan di tiang salib dan mati menjadi tuhan. karena yesus bukan tuhan. dibuktikan dengan kesatuan tujuan bukan kesatuan fisik.

    Tiyo: Titik dimana anda berdiri sekarang membuat sudut pandang seperti itu. Saya lebih memilih mengikuti skenario Ilahi daripada “tidak harus .. begini” atau “tidak harus .. begitu”. Oiya yg saya maksud dgn skenario Ilahi adalah seperti ini (menurut Alkitab):
    Bumi dan isinya (termasuk manusia) diciptakan – Manusia jatuh ke dalam dosa – Manusia berusaha mencari pengampunan Allah dgn mengorbankan binatang dst – Yesus diturunkan ke dunia untuk mengajar dan kemudian menjadi “anak domba Allah” – Yesus mati, pada hari ketiga bangkit mengalahkan kematian – Yesus naik ke sorga – Roh Kudus diturunkan sebagai Penolong – dst

    Jika Yesus sehakikat dengan Bapa maka muridnyapun sama dengan Bapa, tetapi anda dan saya setuju bahwa semua itu adalah kesatuan tujuan, berarti Yesus bukan Allah dan Allah bukan Yesus. sama halnya Yesus bukan Murid2x yesus, dan Murid2x yesus bukan yesus. tetapi dalam “tujuan” mereka adalah satu.

    Tiyo: Ini kita mau bahas tentang kesatuan hakikat atau kesatuan tujuan? Ini dua hal yang beda banget lho mas. Supaya jelas, kami mengakui bahwa Bapa, Yesus, dan Roh Kudus adalah sehakikat: Tuhan, Allah, YHWH, Elohim, Adonai, Sang Maha.
    Menurut mas Hendra yg dimaksud kesatuan tujuan itu tujuan yg seperti apa? Kalo menurut saya, tujuannya adalah seperti ’skenario Ilahi’ yang saya tulis diatas.

    Sekarang anda mengetahui, mana yang firman tuhan, sabda yesus dan perkataan sejarawan. Jadi Alkitab Tidak murni Firman Tuhan.

    Tiyo: Alkitab bukanlah sekadar buku “how-to” berisi bagaimana manusia harus hidup supaya sesuai kehendak Allah. Alkitab juga bukan sekadar buku sejarah menceritakan peperangan (yg sekarang kita anggap biadab, tidak manusiawi, melanggar HAM, dst).
    Menurut saya, lebih dari itu, Alkitab merupakan satu kesatuan. Perjanjian Lama (PL) banyak berisi sejarah tentang penyertaan Tuhan akan umat-Nya, meskipun sering berontak tapi kasih setia Tuhan tidak pernah surut. Selain itu PL berisi nubuat (bukan pelawak lho) akan datangnya Juruselamat. Di Perjanjian Baru (PB), nubuatan itu digenapi dengan lahirnya Yesus, Allah yang datang ke dunia menjadi Juruselamat manusia, menebus manusia (anda dan saya) dari dosa.

    Paulus menulis surat kepada jemaatnya di ROma bahwa Adam dan Hawa telah berdosa maka semua manusia sebagai keturunannya berdosa. Hal ini yang menjadi cikal bakal penebusan dosa oleh yesus dalam pandangan paulus. Kenapa Milyaran orang harus mati berdosa hingga menunggu yesus disalib ? bahkan hanya yang percay pada penyaliban saja yang diampuni ? ini sungguh tidak Adil.

    seorang hakim manusia saja, apakah jika seorang ayah membunuh, dan dia [baca : sang ayah]dihukum mati lantas anaknya juga harus dihukum mati karena kesalahan ayahnya ?? Jelas tidak mungkin, ini bertentangan dengan konsep keadilan Tuhan.

    Tiyo: Mas Hendra, kita bisa memandang kitab suci secara kronologis dan secara simbolis. Secara kronologis: menganggap Adam sebagai manusia pertama dicipta, lalu Hawa dicipta dari tulang rusuknya dst. Secara simbolis: Adam adalah mewakili umat manusia (bukan manusia si Adam itu sendiri), gak peduli kapan dia dicipta, dimana, berapa lama di taman Eden dst.
    Saya mau meluruskan, jemaat di Roma bukan jemaatnya Paulus, tapi jemaat Tuhan.
    Kitab Roma (Roma 3:19-26) yang mas Hendra bahas tentang dosa waris merupakan konfirmasi dari pandangan kisah Adam secara simbolis. Jadi memang bukan karena kita keturunan Adam maka kita berdosa (dosa waris), tapi karena Adam (umat manusia) berdosa, maka kita perlu penebusan.
    Saya rasa konsep keadilan Tuhan vs konsep keadilan manusia boleh jadi berbeda.. Silakan jelaskan konsep keadilan yang menurut anda benar.

    Mas Hendra, saya harap dengan blog ini kita bisa berkenalan, berdiskusi dan belajar, bersilaturahmi sesama umat Tuhan, meskipun agama dan kepercayaan kita berbeda. Mohon maaf bila ada tanggapan saya yang menyakiti perasaan anda. Selamat hari raya Idul Fitri 1430H. Tuhan memberkati dan mengasihi mas Hendra & keluarga.

  4. Hendra Wijaya Says:

    To Tiyo

    Shalom ^_^

    Tiyo:
    Mas Hendra, saya harap dengan blog ini kita bisa berkenalan, berdiskusi dan belajar, bersilaturahmi sesama umat Tuhan, meskipun agama dan kepercayaan kita berbeda. Mohon maaf bila ada tanggapan saya yang menyakiti perasaan anda. Selamat hari raya Idul Fitri 1430H. Tuhan memberkati dan mengasihi mas Hendra & keluarga.
    ————————————————
    Saya : Sip… ^_^

    Tiyo:
    Tidak ada yang tidak mungkin bagi Allah, mas. Kenapa kita, manusia yang terbatas ini, membatasi Allah supaya tidak berkomunikasi dengan diriNya sendiri melalui doa? Doa itu kan cara berkomunikasi, seperti nelpon pake HP. Hal ini dicatat dalam Alkitab berarti Tuhan punya maksud, tentunya bukan membuat kita bingung ya he3, tapi memberi teladan bahwa Yesus yg adalah inkarnasi Ilahi aja berkomunikasi dengan Bapa-Nya melalui doa, apalagi kita manusia.
    Ketakutan yang dialami Yesus adalah bentuk empati Ilahi pada umat manusia yang takut akan siksaan, takut akan kematian, dst. Tapi ketaatan pada skenario Ilahi yang diteladankan Yesus sungguh luar biasa.
    =========================================
    Saya:
    Jadi menurut anda yesus berdoa untuk mengajarkanya kepada murid2x begitu ?

    [MATIUS 14:23]“Setelah sudah disuruhkannya orang banyak itu pulang, Ia pun naik ke atas gunung hendak berdoa (pray).”

    Mas tiyo, doa itu bukan hanya sekedar komunikasi, sangat simple jika anda mengartikan seperti itu, lalu gunaya apa anda berdoa kepada tuhan ? Berkomunikasi ? untuk apa ? Jelas ada ketergantungan kepada Tuhan, dan Ingin mendapatkan belas kasih Tuhan, ampunan dan karunia Tuhan.

    Tuhan hanya ingin menjadi tuhan, yang hanya mempunyai sifat ketuhanan,Yesus terdiri dari Jasad dan Roh, sama halnya dengn Nabi2x lain yang terdiri dari Jasad dan Roh, Mereka makan, Minum, Tidur, Ketakutan, dan semua itu tidaklah pantas disandangkan kepada Tuhan.

    Anda percaya bahwa Yesus adalah Inkarnasi dari Allah, Bagi umat Hindu juga ada Inkarnasi, lalu bedanya anda dengan hindua apa ?

    Tiyo:
    Ini kita mau bahas tentang kesatuan hakikat atau kesatuan tujuan? Ini dua hal yang beda banget lho mas. Supaya jelas, kami mengakui bahwa Bapa, Yesus, dan Roh Kudus adalah sehakikat: Tuhan, Allah, YHWH, Elohim, Adonai, Sang Maha.
    Menurut mas Hendra yg dimaksud kesatuan tujuan itu tujuan yg seperti apa? Kalo menurut saya, tujuannya adalah seperti ’skenario Ilahi’ yang saya tulis diatas.
    —————————————
    Saya:
    Dalam iman katolik dikatakan :
    “Deum verum de Deo vero. Genitum, non factum, Consubstantialem Patri”
    Allah benar dari Allah benar. Ia dilahirkan, bukan dijadikan, sehakekat dengan Bapa

    Dalam bahasa Yunani [Latin] “heis” berarti “satu” secara bilangan (berjenis kata laki-laki), sedang “hen” berarti “satu” dalam “kesatuan” atau esensinya. Dalam catatan pinggir Injil Standard baru Amerika (NASB) terbaca; Satu – (Lit.neuter) kesatuan atau satu essensi [= intisari, hakikat]

    “Dan Kemuliaan yang telah Engkau (Bapa) berikan kepadaku, telah aku berikan pula kepada mereka (para pengikut Yesus), supaya mereka menjadi satu, sama seperti kita adalah satu” (Yohanes 17: 22).

    Artinya Yesus Sehakikat Jasad & Roh sama dengan Bapa. Jika Yesus Sehakikat dengan Bapa, maka Semua murid yesus juga sehakikat dengan Bapa, menurut [Yoh 17:22].Tetapi Kenapa anda tidak mengatakan murid2x yesus sebagai Tuhan ?

    Kesatuan Tujuan adalah sudah jelas, yang merupakan misi Yesus, Bahwa yesus akan menyelamatkan Bani Israel.

    “Guru, hukum manakah yang terutama dalam hukum Taurat?”, Jawab Yesus kepadanya: “Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu. Itulah hukum yang terutama dan yang pertama. Dan hukum yang kedua, yang sama dengan itu, ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri. Pada kedua hukum inilah tergantung seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi.”[Mat 22:36-40]

    Lalu Apa yang membuat Yesus Harus disalibkan, dan harus menjadi Allah karena semua dosa manusia akan ditanggungnya ? sedangkan hukum paling utama bukanlah dia mati di tiang salib ? Lukas dan Markuspun Mencatatnya dengan redaksi yang berbeda. Jika kesatuan tujuan adalah untuk menyalibkan yesus, maka perkataan yesus diatas adalah sia2x.

    Tiyo:
    Alkitab bukanlah sekadar buku “how-to” berisi bagaimana manusia harus hidup supaya sesuai kehendak Allah. Alkitab juga bukan sekadar buku sejarah menceritakan peperangan (yg sekarang kita anggap biadab, tidak manusiawi, melanggar HAM, dst).
    Menurut saya, lebih dari itu, Alkitab merupakan satu kesatuan. Perjanjian Lama (PL) banyak berisi sejarah tentang penyertaan Tuhan akan umat-Nya, meskipun sering berontak tapi kasih setia Tuhan tidak pernah surut. Selain itu PL berisi nubuat (bukan pelawak lho) akan datangnya Juruselamat. Di Perjanjian Baru (PB), nubuatan itu digenapi dengan lahirnya Yesus, Allah yang datang ke dunia menjadi Juruselamat manusia, menebus manusia (anda dan saya) dari dosa.
    ——————————————-
    Saya rasa anda setuju dengan saya, bahwa tidak semua isi Alkitab adalah Murni Firman Tuhan ?

    Sudah barang tentu Alkitab menubuatkan yesus sebagai juru selamat, itupun anda harus mengakui Yesus sebagai Tuhan, karena Hanya tuhan saja yang bisa menjadi juru selamat :

    “Beginilah firman Tuhan, Raja dan Penebus Israel, Tuhan semesta alam: “Akulah yang terdahulu dan Akulah yang terkemudian; tidak ada Allah selain dari pada-Ku.” (Yesaya 44:6)

    “Beginilah firman Tuhan, Penebusmu,…” (Yesaya 44:24)

    “Tidak ada yang lain, tidak ada Allah (Tuhan) selain dari pada-Ku! Allah yang adil dan Juruselamat, tidak ada yang lain kecuali Aku ” (Yesaya 45:21)

    Hanya Allah lah Yang menjadi Juru Selamat, mau tidak mau, suka tidak suka anda harus mengakui yesus sebagai Allah. Betul Tidak ?

    Lalu apa maksdu dari perkataan yesus ini :
    ”Aku tidak dapat berbuat apa-apa dari diriku sendiri, Aku menghakimi sesuai dengan apa yang Aku dengar, dan penghakimanku adil, sebab Aku tidak menuruti kehendaku sendiri, melainkan kehendak Dia yang mengutus aku [Yohanes 5:30]

    Yesus Berkata : … Dia yang mengutus aku. Kenapa Diutus ? bukankah ia Allah ?

    Lihat orang yang mengaku dirinya Tuhan :
    “Saya adalah TUhan dan Anda adalah Tuhan, bedanya saya sadar dan anda tidak”[Sri Satya Saibaba]

    Jelas sekali, mana utusan [Nabi], mana Tuhan.

    Lalu lewan pengampunannya itu Yesus harus Mati ditiang salib, Bagaimana dengan ucapan yesus tetang hukum paling utama ? Kenapa harus membunuh orang yang tak berdosa demi menanggung orang yang berdosa ? Dan kenapa setelah 40000 thn setelah adam, setelah manusia bergelimang dosa baru yesus di salibkan ? Rencana Tuhan ? Saya hendak berdiskusi dengan orang yang menggunakan logika, bukan doktrinal.

    Tiyo:
    Mas Hendra, kita bisa memandang kitab suci secara kronologis dan secara simbolis. Secara kronologis: menganggap Adam sebagai manusia pertama dicipta, lalu Hawa dicipta dari tulang rusuknya dst. Secara simbolis: Adam adalah mewakili umat manusia (bukan manusia si Adam itu sendiri), gak peduli kapan dia dicipta, dimana, berapa lama di taman Eden dst.
    Saya mau meluruskan, jemaat di Roma bukan jemaatnya Paulus, tapi jemaat Tuhan.
    Kitab Roma (Roma 3:19-26) yang mas Hendra bahas tentang dosa waris merupakan konfirmasi dari pandangan kisah Adam secara simbolis. Jadi memang bukan karena kita keturunan Adam maka kita berdosa (dosa waris), tapi karena Adam (umat manusia) berdosa, maka kita perlu penebusan.
    Saya rasa konsep keadilan Tuhan vs konsep keadilan manusia boleh jadi berbeda.. Silakan jelaskan konsep keadilan yang menurut anda benar.
    ======================================
    Saya:
    Saya baru mendengar jika Dosa yang diwariskan adalah adalah Suatu Simbolis menurut anda, Lalu kenapa Yesus harus mati ditiang salib ? Apakah itu simbolis ?

    Konsep keadilan yang anda tuntut sudah saya sebutkan dari ayat Alkitab sebelumnya :

    Ketika Yesus melihat hal itu, Ia marah dan berkata kepada mereka: “Biarkan anak-anak itu datang kepada-Ku, jangan menghalang-halangi mereka, sebab orang-orang yang seperti itulah yang empunya Kerajaan Allah. (Markus 10:14)

    Orang yang berbuat dosa, itu yang harus mati. Anak tidak akan turut menanggung kesalahan ayahnya dan ayah tidak akan turut menanggung kesalahan anaknya. Orang benar akan menerima berkat kebenarannya, dan kefasikan orang fasik akan tertanggung atasnya. (Yehezkiel 18:20)

    Apakah ini kurang Adil?

    Salam Damai…

  5. Tiyo W. Prasetyo Says:

    Mas tiyo, doa itu bukan hanya sekedar komunikasi, sangat simple jika anda mengartikan seperti itu, lalu gunaya apa anda berdoa kepada tuhan ? Berkomunikasi ? untuk apa ? Jelas ada ketergantungan kepada Tuhan, dan Ingin mendapatkan belas kasih Tuhan, ampunan dan karunia Tuhan.

    Tiyo: Betul, tapi tidak selalu begitu. Sama tidak konstannya seperti anda menyebut Alkitab tidak melulu berisi Sabda Allah atau kata2 sejarawan. Dalam doa ada pujian akan keagungan dan kemuliaan Tuhan, pengakuan dosa, ungkapan syukur, permohonan dst. Doa itu sendiri bukanlah semata ritual fisik (tutup mata, lipat tangan, menunduk, dst) tapi intinya adalah komunikasi dengan Tuhan.

    Tuhan hanya ingin menjadi tuhan, yang hanya mempunyai sifat ketuhanan,Yesus terdiri dari Jasad dan Roh, sama halnya dengn Nabi2x lain yang terdiri dari Jasad dan Roh, Mereka makan, Minum, Tidur, Ketakutan, dan semua itu tidaklah pantas disandangkan kepada Tuhan.

    Tiyo: Ini dalil dari mana? Pandangan agama anda atau paradigma anda sendiri?

    Anda percaya bahwa Yesus adalah Inkarnasi dari Allah, Bagi umat Hindu juga ada Inkarnasi, lalu bedanya anda dengan hindua apa ?

    Tiyo: Bedanya umat Hindu percaya pada REinkarnasi manusia menjadi manusia lagi (atau mahluk lain). Sedangkan umat Kristen percaya Allah berinkarnasi menjadi manusia.

    Dalam iman katolik dikatakan :
    “Deum verum de Deo vero. Genitum, non factum, Consubstantialem Patri”
    Allah benar dari Allah benar. Ia dilahirkan, bukan dijadikan, sehakekat dengan Bapa

    Tiyo: Maaf saya bukan umat Katolik jadi tidak tahu mengenai hal ini. Tapi saya setuju Allah tidak dilahirkan maupun dijadikan.

    Dalam bahasa Yunani [Latin] “heis” berarti “satu” secara bilangan (berjenis kata laki-laki), sedang “hen” berarti “satu” dalam “kesatuan” atau esensinya. Dalam catatan pinggir Injil Standard baru Amerika (NASB) terbaca; Satu – (Lit.neuter) kesatuan atau satu essensi [= intisari, hakikat]

    “Dan Kemuliaan yang telah Engkau (Bapa) berikan kepadaku, telah aku berikan pula kepada mereka (para pengikut Yesus), supaya mereka menjadi satu, sama seperti kita adalah satu” (Yohanes 17: 22).

    Artinya Yesus Sehakikat Jasad & Roh sama dengan Bapa. Jika Yesus Sehakikat dengan Bapa, maka Semua murid yesus juga sehakikat dengan Bapa, menurut [Yoh 17:22].Tetapi Kenapa anda tidak mengatakan murid2x yesus sebagai Tuhan ?

    Tiyo: Silakan kalau anda mau membatasi pengertian anda seperti itu. Kami punya pemahaman bahwa untuk mengerti Firman Tuhan tidak akan mampu hanya dengan mengandalkan keterbatasan pemikiran manusia, jadi umat Kristen membiasakan diri untuk berdoa minta pimpinan Roh Kudus untuk memberi pengertian yang benar. Apakah anda sudah melakukannya?

    Kesatuan Tujuan adalah sudah jelas, yang merupakan misi Yesus, Bahwa yesus akan menyelamatkan Bani Israel.

    Tiyo: Saya tidak setuju dengan hal ini. Dalam amanat agung Kristus jelas bahwa Kabar Baik ini untuk seluruh umat manusia, tidak terbatas hanya bagi bani Israel.

    Lalu Apa yang membuat Yesus Harus disalibkan, dan harus menjadi Allah karena semua dosa manusia akan ditanggungnya ? sedangkan hukum paling utama bukanlah dia mati di tiang salib ? Lukas dan Markuspun Mencatatnya dengan redaksi yang berbeda. Jika kesatuan tujuan adalah untuk menyalibkan yesus, maka perkataan yesus diatas adalah sia2x.

    Tiyo: Mati di tiang salib itu adalah implementasi dari kasih Ilahi, dengan demikian artinya perkataan Yesus bukannya sia-sia tapi malah digenapi. Yang membuat Yesus harus disalibkan adalah Yesus menggantikan peranan korban binatang (domba dst) untuk memohon pengampunan dari Tuhan. Ingat kan dengan skenario Ilahi yg saya tulis sebelumnya?

    Saya rasa anda setuju dengan saya, bahwa tidak semua isi Alkitab adalah Murni Firman Tuhan ?

    Tiyo: Betul, Alkitab tidak murni isinya hanya Firman Tuhan (dalam arti “Tuhan berfirman…” atau “Aku berkata kepadamu ….”). Dalam Kitab-kitab Suci semua agama pun berisi sejarah dll, artinya tidak murni seperti harapan anda. Kalau anda berharap Kitab Suci (agama manapun, termasuk agama anda) hanya berisi Firman/Sabda Tuhan saja, pasti anda akan kecewa karena tidak akan menemukan di agama manapun. Tapi tidak masalah MURNI atau TIDAK MURNInya. Karena ajaran tidak semata menjadi “sah” hanya karena orang pertama yang menyampaikan (dalam hal ini Tuhan sendiri).

    Hanya Allah lah Yang menjadi Juru Selamat, mau tidak mau, suka tidak suka anda harus mengakui yesus sebagai Allah. Betul Tidak ?

    Tiyo: Bukan “suka tidak suka”, tapi “dengan suka hati”

    Yesus Berkata : … Dia yang mengutus aku. Kenapa Diutus ? bukankah ia Allah ?

    Tiyo: Betul Yesus adalah Allah berinkarnasi dalam rupa manusia. Karena Allah tidak hadir dalam bentuk ROH, tapi mengutus Yesus dalam bentuk MANUSIA. Sekali lagi mohon jangan membatasi Ia yang Tak Terbatas, anda akan kecewa.

    Lihat orang yang mengaku dirinya Tuhan :
    “Saya adalah TUhan dan Anda adalah Tuhan, bedanya saya sadar dan anda tidak”[Sri Satya Saibaba]

    Tiyo: Saya tidak kenal dengan Sri Satya Saibaba, tapi ada beberapa kemungkinan yang bisa menjelaskan fenomena ini. Pertama, ia menganut agama yang menyatakan Tuhan ada pada semua orang, semua benda, sehingga pada saat ia “sadar”, ia pun merasa dirinya sebagai tuhan. Kedua, ia menderita sakit jiwa, namanya Waham. Pengertian waham dari KBBI online sbb: wa·ham n keyakinan atau pikiran yg salah krn bertentangan dng dunia nyata serta dibangun atas unsur yg tidak berdasarkan logika; sangka; curiga. Silakan baca http://harnawatiaj.wordpress.com/2008/04/14/waham/

    Jelas sekali, mana utusan [Nabi], mana Tuhan.

    Lalu lewan pengampunannya itu Yesus harus Mati ditiang salib, Bagaimana dengan ucapan yesus tetang hukum paling utama ? Kenapa harus membunuh orang yang tak berdosa demi menanggung orang yang berdosa ? Dan kenapa setelah 40000 thn setelah adam, setelah manusia bergelimang dosa baru yesus di salibkan ? Rencana Tuhan ? Saya hendak berdiskusi dengan orang yang menggunakan logika, bukan doktrinal.

    Tiyo: Mempelajari agama hanya dengan logika dan mau mengesampingkan doktrinal? Kalau seekstrim itu, dimana peran iman? Tentang hukum yang paling utama sudah saya jelaskan diatas bahwa itu adalah aplikasi kasih. Hukum Kasih itu hanya berupa kata2 dan tak bermakna sampai menjadi tindakan nyata yang berguna bagi orang lain dan diri sendiri. Keselamatan orang2 sebelum jaman Yesus, atau bagi yang belum mendengar Kabar Baik tetap saja wewenang penuh Allah memberi keselamatan atau tidak. Tapi bagi yang sudah mendengar tapi menolaknya, itu hal lain.

    Saya baru mendengar jika Dosa yang diwariskan adalah adalah Suatu Simbolis menurut anda, Lalu kenapa Yesus harus mati ditiang salib ? Apakah itu simbolis ?

    Tiyo: Kok jadi terbolak balik.. Saya bilang Adam boleh jadi simbol mewakili kejatuhan umat manusia dalam dosa.
    Yesus datang ke dunia karena “hanya orang sakit yang butuh tabib”, karena kita berdosa maka Ia datang menyediakan jalan keselamatan. Apa mas Hendra gak mau diselamatkan dari dosa? Atau anda tidak berdosa?

  6. Hendra Wijaya Says:

    To Tiyo

    Tiyo:
    Betul, tapi tidak selalu begitu. Sama tidak konstannya seperti anda menyebut Alkitab tidak melulu berisi Sabda Allah atau kata2 sejarawan. Dalam doa ada pujian akan keagungan dan kemuliaan Tuhan, pengakuan dosa, ungkapan syukur, permohonan dst. Doa itu sendiri bukanlah semata ritual fisik (tutup mata, lipat tangan, menunduk, dst) tapi intinya adalah komunikasi dengan Tuhan.
    ———————————-
    Sembahyang saya dan anda menandakan saya dan anda ini bukan tuhan, anda harusnya mengerti apa yang saya maksudkan, sehingga maknanya tidak distorsi.

    Tiyo:
    Ini dalil dari mana? Pandangan agama anda atau paradigma anda sendiri?
    ——————————–
    Menurut anda apa ? Apakah Kalu anda mau memperbaiki TV harus menjadi TV?

    Tiyo:
    Bedanya umat Hindu percaya pada REinkarnasi manusia menjadi manusia lagi (atau mahluk lain). Sedangkan umat Kristen percaya Allah berinkarnasi menjadi manusia.
    ————————————-
    Jelas anda tidak tahu konsep Inkarnasi Hindu, Inkarnasi Tuhan pun ada yang disebut awatara, atau anda coba mengadopsi konsep hindu ini kedalam tubuh kristen ?

    Tiyo:
    Maaf saya bukan umat Katolik jadi tidak tahu mengenai hal ini. Tapi saya setuju Allah tidak dilahirkan maupun dijadikan.
    —————————–
    Yesus dilahirkan, anda lebih tau daripada saya.

    Tiyo:
    Silakan kalau anda mau membatasi pengertian anda seperti itu. Kami punya pemahaman bahwa untuk mengerti Firman Tuhan tidak akan mampu hanya dengan mengandalkan keterbatasan pemikiran manusia, jadi umat Kristen membiasakan diri untuk berdoa minta pimpinan Roh Kudus untuk memberi pengertian yang benar. Apakah anda sudah melakukannya?
    ———————————–
    Jangan tanyakan kepada saya, saya tidak bisa membedakan roh kudus dengan roh wedus, anda seharusnya yang membimbing saya, karena sudah dapat dipastikan anda dibimbing oleh roh kudus. Lalu apa arti sebenarnya ayat yang saya kutip?

    Tiyo:
    Saya tidak setuju dengan hal ini. Dalam amanat agung Kristus jelas bahwa Kabar Baik ini untuk seluruh umat manusia, tidak terbatas hanya bagi bani Israel.
    ———————————–
    Saya sudah banyak mendengar kata2x ini, tetapi kata2x ini tidaklah berarti dibanding kan dengan ayat alkitab :

    [Matius 10:5-6] Kedua belas murid itu diutus oleh Yesus dan Ia berpesan kepada mereka: “Janganlah kamu menyimpang ke jalan bangsa lain atau masuk ke dalam kota orang Samaria,melainkan pergilah kepada domba-domba yang hilang dari umat Israel.

    Tiyo:
    Mati di tiang salib itu adalah implementasi dari kasih Ilahi, dengan demikian artinya perkataan Yesus bukannya sia-sia tapi malah digenapi. Yang membuat Yesus harus disalibkan adalah Yesus menggantikan peranan korban binatang (domba dst) untuk memohon pengampunan dari Tuhan. Ingat kan dengan skenario Ilahi yg saya tulis sebelumnya?
    —————————————
    Skenario ini dibuat oleh paulus bukan yesus, memohon pengampunan dari tuhan ? anda sudah menuliskan bahwa berdoa nya yesus untuk mengajarkan muridnya? untuk apa ? komunikasi ? Jelas lah untuk memohon ampun, bukan lewat jalan penyaliban orang suci seperti yesus.

    Tiyo:
    Betul, Alkitab tidak murni isinya hanya Firman Tuhan (dalam arti “Tuhan berfirman…” atau “Aku berkata kepadamu ….”). Dalam Kitab-kitab Suci semua agama pun berisi sejarah dll, artinya tidak murni seperti harapan anda. Kalau anda berharap Kitab Suci (agama manapun, termasuk agama anda) hanya berisi Firman/Sabda Tuhan saja, pasti anda akan kecewa karena tidak akan menemukan di agama manapun. Tapi tidak masalah MURNI atau TIDAK MURNInya. Karena ajaran tidak semata menjadi “sah” hanya karena orang pertama yang menyampaikan (dalam hal ini Tuhan sendiri).
    —————————-
    Benarkah ? Jangan bermain semantik untuk mengkaburkan makna sebenarnya, Alkitab memang bukan murni firman tuhan, Disamping yang saya sebutkan karena gaya bahasanya berbeda, ada juga kesalah2x yang dimuatnya, yang namanya kitab tuhan itu terbebas dari kesalahan.

    Tiyo:
    Betul Yesus adalah Allah berinkarnasi dalam rupa manusia. Karena Allah tidak hadir dalam bentuk ROH, tapi mengutus Yesus dalam bentuk MANUSIA. Sekali lagi mohon jangan membatasi Ia yang Tak Terbatas, anda akan kecewa.
    ————————-
    Sebenarnya anda yang membatasi Allah, Allah harus Jadi Manusia untuk menyelamatkan Manusia, Saya kecewa karena anda membatasi Allah. Jika Allah ingin mengampuni semua dosa manusia tidak harusm membunuh “anaknya” yang suci.

    Tiyo:
    Mempelajari agama hanya dengan logika dan mau mengesampingkan doktrinal? Kalau seekstrim itu, dimana peran iman? Tentang hukum yang paling utama sudah saya jelaskan diatas bahwa itu adalah aplikasi kasih. Hukum Kasih itu hanya berupa kata2 dan tak bermakna sampai menjadi tindakan nyata yang berguna bagi orang lain dan diri sendiri. Keselamatan orang2 sebelum jaman Yesus, atau bagi yang belum mendengar Kabar Baik tetap saja wewenang penuh Allah memberi keselamatan atau tidak. Tapi bagi yang sudah mendengar tapi menolaknya, itu hal lain.
    ———————————–
    Saya tau harus ada Iman dan Logika, Apakah menurut anda pembunuhan oleh orang2x yahudi itu adalah kasih ? lalu apa bedanya anda dengan orang2x yahudi yang ingin membunuh yesus? Bukankah anda harus yakin se yakin yakinnya kalau yesus harus mati ditiang salib ? Kalau tidak maka dosa anda tidak diampuni ? Inikah ajaran kasih ? bagaimana dengan orang2x yang datang sebelum yesus? Bagaimanakah mereka yang milyaran manusia harus percaya penyaliban yesus, sedangkan dia tidak mengenal yesus?

    Tiyo:
    Kok jadi terbolak balik.. Saya bilang Adam boleh jadi simbol mewakili kejatuhan umat manusia dalam dosa.
    Yesus datang ke dunia karena “hanya orang sakit yang butuh tabib”, karena kita berdosa maka Ia datang menyediakan jalan keselamatan. Apa mas Hendra gak mau diselamatkan dari dosa? Atau anda tidak berdosa?
    —————————
    Siapa yang bolak balik ? sekarang anda jawab saja apakah anda percaya bahwa dosa adam dan hawa ditimpakan kepada anak cucunya termasuk saya dan anda? Jika itu simbolik Mengapa manusia harus menanggung semua dosa adam menurut iman kristen ? bukankah penyaliban itu untuk menghilangkan dosa dari adam ?
    Lihatlah surat paulus dibawah ini :
    “Sebab itu, sama seperti dosa telah masuk ke dunia oleh satu orang, dan oleh dosa Itu juga maut, begitulah maut itu telah menjalar kepada semua orang, karena semua orang telah berbuat dosa.”
    (Roma. 5:12).

    Jelas semua manusia berdosa karena adam dan hawa berdosa, Lalu bagaimana dosa ini bisa diampuni ?

    Sebab di dalam Dia dan oleh darah-Nya kita beroleh penebusan, yaitu penebusan dosa” (Efesus 1:7)

    Harus dengan Darah Kristus!

    Lalu apa arti ucapan yesus ini ?

    “Guru, hukum manakah yang terutama dalam hukum Taurat?”, Jawab Yesus kepadanya: “Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu. Itulah hukum yang terutama dan yang pertama. Dan hukum yang kedua, yang sama dengan itu, ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri. Pada kedua hukum inilah tergantung seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi.”[Mat 22:36-40]

    Kasihanilah ? Atau Saliblah?

  7. Tiyo W. Prasetyo Says:

    Wah baru sadar, saya kira blog ini adalah cara mas Hendra mencoba mengerti ajaran Kristus tapi ternyata malah menghina. Salam damai yang kerap diucapkan juga terasa hanya sekadar kata-kata indah tak bermakna. Maaf saya tidak akan tanggapi lagi blog ini.
    Saya berdoa Roh Kudus melembutkan hati mas Hendra supaya bisa menerima kebenaran Firman Tuhan, tidak sekadar mempelajari untuk menyalahkan.
    Saulus, seorang ahli agama yang membunuhi pengikut Kristus, dijamah Tuhan dan menjadi Rasul (Paulus) yang setia memberitakan Injil dalam suka dan duka. Mas Hendra pun bisa seperti itu.

  8. Hendra Wijaya Says:

    To Tiyo

    Maaf Mas Tiyo, saya tidak ada Maksud Menghina Kristus, anda salah besar, saya pecinta Yesus, maka dari itu saya ingin menyadarkan anda kepada ajaran asli yesus. Bukan mempercayai yesus mati disalib dan bangkit, sesuai dengan perkataan Qur’an : “Mereka tidak membunuhnya dan mereka tidak menyalibnya”, kami puas oleh karena itu saya bukan penghina atau anti kristus. saya cinta damai. kata2x ini bukan tanpa makna, hanya saja anda mengartikan lain setelah saya tidak suka dengan dakwah paulus yang melenceng dari misi kristus.

    [Mat 22:37] Jawab Yesus kepadanya: “Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu.

    Salam Damai.. ^_^

  9. ryan Says:

    mohon maaf lahir dan bathin

  10. Tiyo Says:

    Mas,
    Saya dapet email notification berisi komentar di posting ini dari nn, isinya provokatif. Saya sih gak sakit hati malah kasihan dengan orang yang emosian banget spt itu, mungkin dulu pernah sakit hati sm orang kristen atau gimana gitu.. Kalo boleh saran, lebih baik comment itu tidak usah di-approve.
    Tks banyak. Salam damai selalu

  11. Hendra Says:

    @ Mas Tiyo

    Udah saya hapus mas..

    salam

  12. Anonymous Says:

    Orang yang mengasihi Tuhan Yesus juga tidak ingin Tuhan Yesus disalib dan dibunuh.
    Tapi, itulah kehendak Allah untuk menebus manusia yang dipilih untuk mendapatkan Kasih Karunia Allah.

    Kalau tidak dipilih, maka orang tersebut tidak akan dapat menerima penebusan tersebut.

  13. Hendra Wijaya Says:

    To Anonymous

    saya setuju yang anda sampaikan, jika kami mencintai Yesus maka minimal kami tidak akan percaya bahwa yesus telah mati! ditambah lagi AQ menjelaskan bahwa “mereka tidak membunuhnya dan mereka tidak menyalibnya” kami puas dengan jawaban AQ tersebut.

    Saya sudah kutipkan ayat diatas kepada saudara tiyo, bahwa kasih karunia Allah itu tidak dengan membunuh orang suci seperti yesus! yang mengatakan demikian bukanlah Allah tetapi Paulus :

    “Sebab di dalam dia dan oleh darah-Nya kita beroleh penebusan, yaitu pengampunan dosa…” (Efesus 1:7)

    saya sudah sering mendengar kata “dipilih” dan “tidak dipilih”, ini sudah biasa, lalu bagaimana jadinya jika pemilihan itu syaratnya Mengakui yesus adalah tuhan, mengakui yesus mati ditiang salib, dan yesus menebus dosa seluruh manusia.

    Dari zaman adam hingga yesus tidak ada yang mengakui yesus adalah tuhan dan tidak ada yang mengetahui kisah penyaliban yesus dan bahkan penebusan oleh yesus. Jika penebusan ini memang benar adanya, kenapa milyaran manusia harus masuk neraka sebelum percaya kepada yesus ?

    Tidak bung… kami tidak berfikir seperti itu, cerna baik2x perkataan yesus.

    “Guru, hukum manakah yang terutama dalam hukum Taurat?”

    Jawab Yesus kepadanya: “Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu.

    Bukankah Yesus tidak membatalkan Hukum taurat ?

    salam

  14. Anonymous Says:

    Dipilih atau tidak dipilih adalah hak Allah, bukan ‘dengan syarat’ bagi manusia. Bukan manusia yang memilih, tapi Allah.
    Yang dapat manusia ketahui adalah, jika dipilih, maka orang tersebut akan menerima dan mengakui penebusan Tuhan Yesus Kristus.
    Demikian pula sebaliknya.

    Allah berjanji pada Adam, Abraham, Ishak, Yakub, Musa dst…
    Yang percaya janji tersebut akan selamat.
    Penggenapan dari janji tersebut adalah penebusan oleh Tuhan Yesus Kristus.

    Matius 5:17. “Janganlah kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk meniadakan hukum Taurat atau kitab para nabi. Aku datang bukan untuk meniadakannya, melainkan untuk menggenapinya.

  15. Hendra Says:

    To Anonymous
    Bukankah anda sudah mengakuinya ??

    “Yang dapat manusia ketahui adalah, jika dipilih, maka orang tersebut akan menerima dan mengakui penebusan Tuhan Yesus Kristus.
    Demikian pula sebaliknya.”

    Bagaimana orang2x sebelum yesus itu mengetahui jika dia itu dipilih ?? Contoh PL menjelaskan bahwa tuhannya itu bernama YHWH bukan Yesus! bagaimana dia tahu jika Yesus is Tuhan ??

    Yang hidup di dunia ini sebelum yesus itu bukan orang2x yahudi saja bung… Banyak Milyaran Manusia hidup sebelum yesus, bagaimana dia bisa percaya tentang penyaliban yesus dan ketuhanannya ?

    Hukum Utama Taurat bukanlah penyaliban! ataupun Pendoktrinan ketuhanan yesus, saya sdh berulang kali mengutip sabda yesus mengenai hukum taurat itu, para penulis injil Lukas, Matius mencatatnya :

    Jawab Yesus kepadanya: “Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu.[Mat 22:37]

    Yesus mengajarkan bahwa mereka harus menyayangi Tuhan Allah mereka, terbukti dengan perkataan mu, mu, mu… Redaksi yang sama juga terekam pada Lukas.

    Ditempat lain yesus juga mengaku dirinya adalah seorang utusan,seorang Nabi dan seorang Rosul:

    Inilah hidup yang kekal itu, yaitu bahwa mereka mengenal Engkau, satu-satunya Allah yang benar, dan mengenal Yesus Kristus yang telah Engkau utus.

    Adakah Doktrin Penyaliban untuk menebus dosa manusia dan Ketuhanan yesus ? Tidak Bung…

    Maka dari itu yesus mengatakan,
    Matius 5:17. “Janganlah kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk meniadakan hukum Taurat atau kitab para nabi. Aku datang bukan untuk meniadakannya, melainkan untuk menggenapinya.

    Salam

  16. Anonymous Says:

    Orang yang dipilih, yang sebelum Tuhan Yesus turun ke dunia adalah orang yang percaya pada Firman.
    Contoh : Nuh, Abraham, Ishak, Yakub, Daud dll.
    kemudian ……
    Yohanes 1:14 Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran.

    Anda tidak dapat mengakui Tuhan Yesus Kristus sebagai penebus karena anda tidak dipilih.
    Allah yang memilih.
    Caranya, dengan membuka atau menutup mata rohani manusia.

  17. Hendra Says:

    To Anonymous

    Ternyata memang anda tidak mengerti dengan ajaran anda sendiri, semua yang anda sebutkan diatas, Nabi2x yang anda sebutkan diatas di ceritakan semua berdosa, semua manusia berdosa kecuali yesus, pernyataan ini bukan berasal dari yesus. tetapi dari paulus :

    “Sebab itu, sama seperti dosa telah masuk ke dunia oleh satu orang, dan oleh dosa Itu juga maut, begitulah maut itu telah menjalar kepada semua orang, karena semua orang telah berbuat dosa.”
    (Roma. 5:12).

    Mengenai Firman Menjadi Manusia :
    1:1. Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah.
    1:14 Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran.

    Sama halnya dengan ayat yang anda comot, Yoh 1:14, itu juga bukan Pernyataan Allah, dan bukan juga pernyataan yesus, melainkan pendapat pribadi dari pengarangnya,Lihatlah bagaimana Gaya bahasa ayat2x diatas, semua mengacu kepada orang ketiga. Kemungkinannya adalah :

    1.Firman tersebut adalah wahyu berupa injil yang di berikan kepada yesus untuk disampaikan kepada Umat Israel.

    Jawab Yesus: “Aku diutus hanya kepada domba-domba yang hilang dari umat Israel.”

    2. Firmna Tersebut berhubungan denan penciptaan Yesus dengan kalimat “Kun” oleh Allah.

    [QS. 3:59. Sesungguhnya misal (penciptaan) Isa di sisi Allah, adalah seperti (penciptaan) Adam. Allah menciptakan Adam dari tanah, kemudian Allah berfirman kepadanya: "Kun" (seorang manusia), maka jadilah ia.]

    [QS. 19:35. Tidak layak bagi Allah mempunyai anak, Maha Suci Dia. Apabila Dia telah menetapkan sesuatu, maka Dia hanya berkata kepadanya: "Kun", maka jadilah ia.]

    Tampaknya anda tidak sadar bahwa anda telah mengakui jika ingin ditebus maka anda harus mempercayai ketuhanan yesus, penebusan dengan darah kristus dan percaya bahwa yesus mati ditiang salib! lalu anda mencoba mensinkronkan semua itu dengan mengatakan semua nabi mempercayai firman.

    Firman yang diterima Nabi2x terdahulu bukanlah seperti yang anda kira, kami percaya semua nabi tidaklah berdosa, dan anda harus percaya bahwa semua nabi itu berdosa, jika tidak maka doktrin anda akan berantakan karena ada manusia lain yang tidak berdosa kecuali yesus. Lalu anda mengatakan Nabi2x terdahulu juga menerima firman, firman yang mana ? Pernyataan anda ini sungguh mengada-ada dan tidak relevan.

    Anonymous
    Anda tidak dapat mengakui Tuhan Yesus Kristus sebagai penebus karena anda tidak dipilih.
    —————————-
    Saya:
    Sudah saya katakan, yang membuat pernyataan itu bukan Yesus! tetapi paulus. maka dari itu saya tidak mengakuinya.

    “Sebab di dalam Dia dan oleh darah-Nya kita beroleh penebusan, yaitu penebusan dosa” (Efesus 1:7)

    Tampaknya Paulus terinspirasi dari Perjanjian Lama untuk mengungkapkan ide – idenya,

    “Beginilah firman Tuhan, Raja dan Penebus Israel, Tuhan semesta alam: “Akulah yang terdahulu dan Akulah yang terkemudian; tidak ada Allah selain dari pada-Ku.” (Yesaya 44:6)

    “Beginilah firman Tuhan, Penebusmu,…” (Yesaya 44:24)

    “Tidak ada yang lain, tidak ada Allah (Tuhan) selain dari pada-Ku! Allah yang adil dan Juruselamat, tidak ada yang lain kecuali Aku ” (Yesaya 45:21)

    mau tidak mau paulus harus menyatakan bahwa yesus adalah Tuhan! dan anda mengikutinya, Ingat di dalam PL tuhan orang israel itu adalah YHWH bukan Yesus.

    anonymous
    Allah yang memilih.
    Caranya, dengan membuka atau menutup mata rohani manusia.
    ——————————
    Saya:
    Sama, jika anda dipilih oleh Allah maka anda akan diberikan pemahaman siapa yesus sebenarnya, bagaimana dia diciptakan dan bagaimana dia menjadi Nabi dan Rosul, mengajarkan kebaikan dan mengajarkan agar patuh kepada Allah.

    Inilah hidup yang kekal itu, bahwa mereka mengenal Engkau satu-satunya Allah yang benar, dan mengenal Yesus Kristus yang telah engkau utus.

    Salam

  18. Anonymous Says:

    Memang contoh nabi yang saya sebutkan juga berdosa.
    Tapi jika mereka percaya Firman, mereka akan diselamatkan.
    Sampai mereka meninggal, mereka tetap terbelenggu dosa.
    Tapi, Tuhan Yesus, yang adalah Firman, telah melepaskan belenggu dosa dari mereka karena mereka percaya Firman.
    Lukas 4:18 “Roh Tuhan ada pada-Ku, oleh sebab Ia telah mengurapi Aku, untuk menyampaikan kabar baik kepada orang-orang miskin; dan Ia telah mengutus Aku
    Lukas 4:19 untuk memberitakan pembebasan kepada orang-orang tawanan, dan penglihatan bagi orang-orang buta, untuk membebaskan orang-orang yang tertindas, untuk memberitakan tahun rahmat Tuhan telah datang.”

  19. DANI Says:

    Saya tertarik dengan perkataan semua nabi berdosa. Coba kategorikan dosa apa yang melekat pada Nabi Yahya dan Bunda Maria ????

    Mengenai Yesus adalah firman, hal ini ckp menggelikan. Mengingat semua mahluk di dunia ini diciptakan melalui Firman Tuhan….. yang artinya Kun atau “Jadilah”.

    Bagi kami, semua nabi yang dipilih adalah Orang2 Pilihan Tuhan yang tidak mungkin terbelenggu dosa asal yaitu dosa Adam, di mana letak Keadilan Tuhan ? Bila semua manusia dianggap berdosa. Agak unik pemikiran anda.

    Ingat Yesus bukan Tuhan, menghidupkan Lazarus saja dia tetap berdoa dulu untuk memohon mukjizat dari Tuhan, bung Any. Keselamatan yang dijanjikan saat ini adalah Doktrin Paulus…

    trims

  20. Hendra Says:

    To Anonymous

    Jelas sudah bahwa “Firman” yang diterima oleh para Nabi terdahulu bukanlah tentang Ketuhanan Yesus, Penyaliban dan Penebusan oleh beliau. anda hanya mengada – ada saja.

    Anony
    Memang contoh nabi yang saya sebutkan juga berdosa.
    ————————–
    Saya:
    Jika Nabi2x saja berdosa apalagi semua pengikutnya ? Nabi is Pilihan Allah, manusia pilihan Allah yang khusus ditunjuk untuk menunjukan manusia kejalan yang lurus, Nabi Ibramhim bapak para Nabi, Imam para Nabi anda anggap berdosa ? Lalu anda yang merasa paling suci, merasa lebih pantas masuk surga dibandingkan dengan Nabi Ibrahim ? Karena Keimanan anda yang menggebu2x mengenai Ketuhanan Yesus ??

    Kami umat islam tidak berfikir seperti itu bung! Semua nabi dalam Iman kami tidaklah berdosa, mereka maksum karena mereka adalah manusia2x pilah Allah, yang diberi wahyu untuk menunjukan jalan yang lurus kepada umatnya,

    Bisakah anda tunjukan ayat dalam Bible yang yesus mengatakan semua manusia itu berdosa kecuali Yesus sendiri ??

    Anony
    Lukas 4:18 “Roh Tuhan ada pada-Ku, oleh sebab Ia telah mengurapi Aku, untuk menyampaikan kabar baik kepada orang-orang miskin; dan Ia telah mengutus Aku
    ——————————–
    Saya:
    Semua Nabi juga seperti itu, Roh Allah bersamanya, dalam bahasa kiasan dan perumpamaan yang anda sampaikan diatas diskusi ini bahwa Semua tingkah laku Yesus itu diperintahkan oleh Tuhan bukan kehendak yesus sendiri,

    ”Aku tidak dapat berbuat apa-apa dari diriku sendiri, Aku menghakimi sesuai dengan apa yang Aku dengar, dan penghakimanku adil, sebab Aku tidak menuruti kehendaku sendiri, melainkan kehendak Dia yang mengutus aku – Yohanes 5:30.

    Tetapi anda mengartikan lain, untuk kasus ini [Lukas] anda tidak artikan sebagai perumpamaan. sungguh diskusi yang tidak fair dan Licik!

    Anony
    Lukas 4:19 untuk memberitakan pembebasan kepada orang-orang tawanan, dan penglihatan bagi orang-orang buta, untuk membebaskan orang-orang yang tertindas, untuk memberitakan tahun rahmat Tuhan telah datang.”
    ————————————-
    Saya:
    Rahmat Tuhan memang berada dalam Diri yesus, kami umat islam yang percaya tentang mukjizat2x yang ada pada diri yesus diluar kekristenan!

    Seperti halnya yesus mengatakan Hai Keturunan Ular Beludak, Keturunan Ular! is perumpamaan yang sifat2x dari mereka itu seperti ular yang licik! Semua yang tertindas dan yang anda sebutkan diatas adalah tertuju kepada bani Israel

    Jawab Yesus: “Aku diutus hanya kepada domba-domba yang hilang dari umat Israel.”

    Salam

  21. Anonymous Says:

    Isa adalah Utusan dan FirmanNya

    “¡¦..sesungguhnya Isa Almasih putra Maryam itu utusan Allah dan FirmanNya¡¦”

    “¡¦..Inamal Masihu ¡®isabnu Maryama rasululahi wa kalimatuhu¡¦.”
    (QS Annisa 4:171)

    —————————
    Isa adalah Roh Allah dan FirmanNya

    “Isa itu sesungguhnya Roh Allah dan FirmanNya”

    “Isa faa innahu Rohullah wa kalimatuhu”
    (Hadits Anas bin Malik hal. 72)

    Dalam Alkitab :
    YOH 1:1 Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah.
    YOH 1:14 Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaanNya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepadaNya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran.
    YOH 14:10 Tidak percayakah engkau, bahwa Aku di dalam Bapa dan Bapa di dalam Aku? Apa yang Aku katakan kepadamu, tidak Aku katakan dari diriKu sendiri, tetapi Bapa, yang diam di dalam Aku, Dialah yang melakukan pekerjaanNya.

    ============
    Darimana anda tahu, bahwa nabi tidak pernah berbuat dosa?
    Apakah anda menyaksikan 24 jam sehari seumur hidup nabi tersebut?
    Apakah nabi-nabi tersebut tidak mati?
    Apakah nabi-nabi tersebut diangkat ke Sorga?

  22. Anonymous Says:

    Roma 3:23 Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah,

  23. Hendra Wijaya Says:

    To Anonymous

    Didalam Roma itulah semua Doktrin Semua Manusia berdosa, dari situlah anda mengembar – gemborkan jika nabi pun berdosa, Surat2x pauluslah yang menjadikan sabda yesus menjadi berantakan.

    Mengenai Hadits Anas bin Malik hal. 72, tampaknya anda salah mengartikannya, anda terlalu emosi dengan doktrin bahwa Yesus harus tuhan.

    Lihat pernyataan Ahli Hadist Anasi bin Malik :

    1. “Saya hanyalah seorang manusia, terkadang salah, terkadang benar. Oleh karena itu, telitilah pendapatku. Bila sesuai dengan Al-Qur?an dan Sunnah, ambillah ; dan bila tidak sesuai dengan Al-Qur?an dan Sunnah, tinggalkanlah”.

    Sedangkan AQ sendiri mengatakan :
    “Sesungguhnya telah kafirlah orang-orang yang berkata: “Sesungguhnya Allah itu ialah Al Masih putera Maryam”. Katakanlah: “Maka siapakah yang dapat menghalang-halangi kehendak Allah, jika Dia hendak membinasakan Al Masih putera Maryam itu beserta ibunya dan seluruh orang-orang yang berada di bumi kesemuanya?”. Kepunyaan Allahlah kerajaan langit dan bumi dan apa yang ada diantara keduanya; Dia menciptakan apa yang dikehendaki-Nya. Dan Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.”

    Sehingga pernyataan anda itu menjadi tendensius jika dipaksakan Yesus sebagai Tuhan. setidaknya ada dua asumsi yang perlu diperhatikan :

    1. Anda salah mengartikan, bahwa Roh Allah itu sebenarnya Roh yang berasal dari Allah, bukan Allah itu sendiri, Kalimatullah itu adalah “Kun”, jadilah maka jadilah.

    2. Yesus Adalah Nabi dan Rasul Allah, anda tidak bisa memperkosa hadist diatas untuk menginjak2x ayat Al-Qur’an

    Menenai QS. 4:171, ternyata anda tidak mengerti, main comot lalu memperkosanya, silahkan anda lihat terjemahan dari depag RI:

    171. Wahai Ahli Kitab, janganlah kamu melampaui batas dalam agamamu[383], dan janganlah kamu mengatakan terhadap Allah kecuali yang benar. Sesungguhnya Al Masih, Isa putera Maryam itu, adalah utusan Allah dan (yang diciptakan dengan) kalimat-Nya[384] yang disampaikan-Nya kepada Maryam, dan (dengan tiupan) roh dari-Nya[385]. Maka berimanlah kamu kepada Allah dan rasul-rasul-Nya dan janganlah kamu mengatakan: “(Tuhan itu) tiga”, berhentilah (dari ucapan itu). (Itu) lebih baik bagimu. Sesungguhnya Allah Tuhan Yang Maha Esa, Maha Suci Allah dari mempunyai anak, segala yang di langit dan di bumi adalah kepunyaan-Nya. Cukuplah Allah menjadi Pemelihara.

    Keterangan;

    [383]. Maksudnya: janganlah kamu mengatakan Nabi Isa a.s. itu Allah, sebagai yang dikatakan oleh orang-orang Nasrani.

    [384]. Maksudnya: membenarkan kedatangan seorang nabi yang diciptakan dengan kalimat kun (jadilah) tanpa bapak yaitu nabi Isa a.s.

    [385]. Disebut tiupan dari Allah karena tiupan itu berasal dari perintah Allah.

    Sekali lagi, penetrasi anda carut marut.

    Anonymous,
    Darimana anda tahu, bahwa nabi tidak pernah berbuat dosa?
    Apakah anda menyaksikan 24 jam sehari seumur hidup nabi tersebut?
    Apakah nabi-nabi tersebut tidak mati?
    Apakah nabi-nabi tersebut diangkat ke Sorga?
    ————————————-
    Saya:
    Pertanyaan anda ini konyol, seperti halnya saya menanyakan, apakah anda melihat yesus disunat untuk membuktikan dia disunat??

    Anda tidak percaya dengan Islam, maka dari itu saya akan mengutip pernyataan dari Kitab anda sendiri, kitab yang anda yakini sebagai “firman tuhan”, dalam Injil Matius, Yesus mengisyaratkan, para nabi adalah orang yang benar dan kudus, tak berdosa (Matius 13:17, Matius 5:45).

    Diperkuat lagi dengan banyaknya Nabi2x yang tidak berdosa lainnya :

    Yohanes (Yahya) dicatat Alkitab sebagai orang suci tak berdosa sejak dikandung ibunya. “Sebab Yohanes akan besar di hapadan Tuhan dan ia tidak akan minum angur atau minuman keras dan ia akan penuh dengan Roh Kudus mulai dari rahim ibunya.” (Lukas 1:15). “Dan semua orang, yang mendengarnya, merenungkannya dan berkata : Menjadi apakah anak ini nanti? Sebab tangan Tuhan menyertai Dia,” (Lukas 1:66).

    “Sebab Herodes segan akan Yohanes karena ia tahu, bahwa Yohanes adalah orang yang benar dan suci, jadi ia melindunginnya,” (Markus :20). Yesus mengakui kemuliaan Yohanes (Injil Matius 11:11).

    Nabi Zakaria adalah orang benar tak bercacat di hadapan Tuhan (Lukas 1:6). “Hizkia adalah raja saleh yang taat kepada Tuhan dan tidak pernah menyimpang dari perintah-perintah Tuhan, sehingga Tuhan menyertai Hizkia ke mana pun pergi berperang,” (II Raja-raja 18:5-7).

    Nabi Nuh, Daniel dan Ayub benar di hadapan Tuhan (Yehezkiel 14: 13-14),”Daniel adalah orang yang ikhlas beribadah kepada uhan dan selalu melakukan apa yang benar di hadapan Tuhan,” (Daniel 6:5, II Raja-raja 22:2). “Habil, anak Adam adalah orang yang suci tiada salah sehingga persembahannya diterima oleh Tuhan,” (Matius 23:35, Ibrani 11:4).

    Semua manusia berdosa termasuk para Nabi adalah fitnah besar dan tidak bisa dibuktikan! seharunya saya yang menanyakan kepada anda Apa dosa2x para nabi tersebut ??

    Semua orang berdosa termasuk para Nabi adalah ulah dari surat paulus,

    “Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah,: (Roma 3:23)

    “Sebab itu, sama seperti dosa telah masuk ke dunia oleh satu orang, dan oleh dosa Itu juga maut, begitulah maut itu telah menjalar kepada semua orang, karena semua orang telah berbuat dosa.”
    (Roma. 5:12).

    Sepertihalnya Islam, Yesus mengatakan bayi / anak yang belum baligh itu suci tidak berdosa :

    Lalu orang membawa anak-anak kecil pada Yesus, supaya ia meletakkan tangannya atas mereka dan mendoakan mereka, akan tetapi murid-muridnya memarahi orang-orang itu. Tetapi Yesus berkata :Biarkanlah anak-anak itu, janganlah menghalang-halangi mereka datang kepadaku, sebab orang-orang yang seperti itulah yang empunya kerajaan Sorga,” (Matius 19:13-14)

    “Setiap bayi dilahirkan dalam keadaan fitrah (suci), maka karena orang tuanyalah dia menjadi Yahudi, Nasrani, atau Majusi.” (HR Bukhari)

    Lebih baik anda pelajari dulu sejarah kristen, paulus dan surat-suratnya, agar anda tidak mencampur adukkan mana firman tuhan, mana sabda yesus dan mana tulisan paulus.

    Tulisan paulus tidak mungkin menjadi firman Tuhan, karena isinya yang tumpang tindih dan bertentangan dengan sabda-sabda yesus. Lagi pula didalam kitab Ayub dijelaskan, bahwa setiap yang terlahir dari perempuan adalah Belatung! jika dikatakan demikian, maka tidak mungkin tulisan2xnya adalah firman Tuhan.

    Kesimpulannya;
    1. Anda salah dalam memperkosa hadist dan ayat AQ diatas.

    2. Anda tidak tahu menahu tentang sejarah kristen dan surat2x paulus.

    3. Nabi2x tidak berdosa menurut Alkitab dan Yesus, tetapi menurut Anda mereka berdosa, sedangkan anda tidak, karena anda percaya kepada yesus!

    4. Anak Kecilpun tidak Berdosa

    Silahkan ditanggapi dengan fair.

    salam

  24. Anonymous Says:

    Tuhan Yesus tidak pernah mengatakan bahwa ada manusia yang tidak berdosa.
    Hanya orang yang tulus seperti anak kecil yang dapat masuk kerajaan Sorga.
    Orang suci bukan berarti tidak berdosa.

  25. Hendra Wijaya Says:

    To Anonymous

    Saya tidak butuh pernyataan anda yang tidak berarti ini, tunjukan jika orang suci / kudus itu juga berdosa, tunjukan dosa2x mereka, bahwa mereka tidak patuh pada perintah tuhan, anda tidak akan menemukan kecacatan para Nabi Kecuali menggunkan surat2x paulus.

    Anony
    Tuhan Yesus tidak pernah mengatakan bahwa ada manusia yang tidak berdosa.
    ———————–
    Saya:
    Anda yang berdusta atau yesus yang berdusta ? saya lebih percaya Nabi Besar seperti yesus yang mengatakan bahwa ada orang2x yang tidak berdosa dan ada Nabi2x yang kudus, anda saja yang ngeyel semua manusia harus berdosa kecuali yesus, padahal bible anda mengatakan sebaliknya, ini tidak lain karena anda dipilih, ya anda dipilih oleh iblis sehingga mata hati anda tertutup.

    Anony
    Hanya orang yang tulus seperti anak kecil yang dapat masuk kerajaan Sorga.
    ———————-
    saya:
    Anak kecil yang ada pada ayat yang saya kutip tidak tahu menahu tentang ketuhanan yesus, penyaliban dan penebusan dosa oleh darah yesus, jika logika anda mengatakan “ketulusan” kepada yesus maka orang2x yang tidak mempercayai ketuhanan dan penyaliban yesus untuk menebus manusia akan masuk surga juga!

    Anak2x yang tulus itu berarti tidak mempunyai dosa apapun, karena mereka masih suci, mereka tidak mempunyai sifat untuk menentang tuhannya, juga tidak mempunyai dosa warisan dari bapaknya,

    Orang yang berbuat dosa, itu yang harus mati. Anak tidak akan turut menanggung kesalahan ayahnya dan ayah tidak akan turut menanggung kesalahan anaknya. Orang benar akan menerima berkat kebenarannya, dan kefasikan orang fasik akan tertanggung atasnya. (Yehezkiel 18:20)

    saya tidak bisa membanyangkan setiap anak yang lahir akan di materaikan berdosa oleh kristen.

  26. Anonymous Says:

    Mungkin salah kaprah seperti anda yang mengatakan bahwa anak kecil tidak berdosa, sehingga pada waktu perang, ada yang memakai anak-2 menjadi tameng hidup bagi orang-orang dewasa. Alasannya, anak-2 belum berdosa, jadi kalau meninggal, langsung masuk surga.
    Jangan-2 anda mendukung abortus juga.

  27. Hendra Says:

    To Anonymous

    Memang salah kaprah, anda salah mengartikan dan bahkan anda telah menentang sabda2x yesus.

    Anda tidak perlu membahas perang disini, semua argumentasi kami saja anda tidak mengerti, bagaimana anda bisa mengerti lantas menghakimi tentang perang menggunakan anak2x untuk dijadikan tameng ?

    Jika maksud anda tentang Orang2x muslim, mereka berada didaerah konfilk berbeda dengan kita, mereka tidaklah seperti pengecut yang anda tuduhkan menggunakan anak2x sebagai tameng,fitnah ini tidak berdasar, mungkin karena anda putus asa tidak bisa menjawab argument kami,atau bahkan memang anda membenci kami, lagipula tuduhan seperti ini wajar, wong Yesus dan para Nabi suci saja anda fitnah apalagi kami yang notabene “musuh” anda.

    Tetapi setidaknya mereka tidak pengecut dan munafik seperti anda yang tidak mau menyebutkan nama, tidak berdiskusi dengan fair, merasa paling suci dan tidak berdosa!

  28. DANI Says:

    Bung Any,

    Berkali2 kami katakan, sebenarnya anda ngerti gak sih apa yang jadi masalah di thread ini ?

    Semua tanggapan anda gak ada satupun yang bermutu, anda hanya merusak citra seorang Kristian yang gak punya nyali untuk debat secara terbuka di blog ini.

    Mengenai anak abortus, terus ada apa tentang hal ini ? Dia langsung masuk neraka gt ? Karena gak ada pembabtisan dalam nama Yesus yang setelah itu bayi menjadi suci ? Ngaca dong bung di cermin yang besar. Di mana letak keadilan Tuhan ? Apakah si anak sudah melakukan perbuatan dosa ? Dia dibuang sebelum menghirupkan udara di dunia dan belum sempet menyusu pada ibunya….

    Parah anda bung, sepertinya bikin malu aja kalo diskusi di sini.

  29. Anonymous Says:

    Sesuai dengan pendapat anda saja, jadi wajar ada orang (yg berpendapat seperti anda) yang menggunakan anak kecil sebagai tameng hidup. Saya tidak mengatakan orang muslim di daerah konflik. Anda yang mengatakan demikian.

    Menurut anda, anak yang digugurkan itu masuk sorga atau neraka atau dianggap tidak ada?

  30. DANI Says:

    Jelas masuk surga, karena dia gak berdosa. Dia dibuang karena berbagai macam faktor yang dia sendiri pun tidak menginginkannya.

    Kalo anda, jelas bahwa semua orang di dunia ini, harus masuk Kristen. Karena darah dan penyaliban Yesus sebagai penebusannya ? Apakah bayi hasil abortus tersebut tau kalo dia akan ditebus ? Lebih kasian lagi kalo dia masuk neraka……..

    Coba bung berfikir yang lebih jernih lagi.

  31. Anonymous Says:

    Sebelumnya, saya mau bertanya, menurut ajaran Islam, manusia terdiri dari tubuh dan jiwa tanpa roh. Benar atau tidak?

  32. Hendra Wijaya Says:

    To Anonymous

    Anonymous
    Saya tidak mengatakan orang muslim di daerah konflik. Anda yang mengatakan demikian.
    ——————-
    Saya:
    Lalu darimana anda bisa berspekulasi tentang anak kecil dijadikan tameng? Tolong dijelaskan.

    Anonymous:
    Sebelumnya, saya mau bertanya, menurut ajaran Islam, manusia terdiri dari tubuh dan jiwa tanpa roh. Benar atau tidak?
    ——————
    Saya:
    Pertanyaan anda ini sudah dijawab oleh saudara Ryan [Mungkin], kenapa anda tidak menjawab saja argument kami ? anda sudah terlalu curang dengan tidak menjawab sedikitpun pernyataan kami yang didukung oleh Alkitab.

  33. Anonymous Says:

    Anda mengatakan anak kecil tidak ada dosa sama sekali, jadi itulah alasannya ada yang menggunakan anak kecil sebagai tameng hidup.

    Kalau tidak salah, pandangannya manusia tidak punya roh.

  34. ryan Says:

    to anonymous
    manusia dalam pandangan islam tentulah memiliki roh,hal ini disebutkan dalam kitab suci Alquran,hanya saja dalam mengimani roh yang termasuk dalam hal yang gaib,kita sebagai umat muslim harus selalu berdasarkan kitab suci.karena itulah satu satunya jalan mengimaninya.karena hakikat roh yang sebenarnya tentulah tidak dapat kita pahami sepenuhnya.dalam Alquran ada disebutkan tentang roh ini:
    “Dan mereka bertanya kepadamu tentang roh. Katakanlah: “Roh itu termasuk urusan Tuhan-ku, dan tidaklah kamu diberi pengetahuan melainkan sedikit.”

  35. ryan Says:

    to anonymous
    anak kecil tentulah tidak berdosa,menjadikan anak kecil sebagai tameng ataupun dikorbankan nyawanya tentulah menyalahi aturan agama,agama apapun tentulah tidak ada yang menyarankan untuk membunuh seortang anak kecil tho…kalaupun ada berarti orang tersebut tidaklah bertindak atas dasar agama tetapi atas dasar kesesatan dan jalan setan.
    terkecuali perintah Allah kapada nabi Ibrahim untuk menyembelih anaknya….itu lain cerita

  36. Anonymous Says:

    Saya rasa, hanya ungkapan saja.
    Contohnya :
    Bom itu menewaskan 20 orang yang tidak berdosa.
    Bukan artinya 20 orang yang tewas tersebut tidak pernah berbuat dosa.
    Maksud sebenarnya : Ada 20 orang yang tidak ikut-ikutan dalam konflik, tapi ikut tewas terkena bom.

    Mau tanya lagi, mengenai hal roh yang dituliskan dipahami sedikit.
    Menurut Alquran, binatang mempunyai roh tidak?
    Kapan manusia mempunyai roh? (sejak dikandung atau ketika lahir dan bernafas atau ketika mengenal Allah ?)

  37. DANI Says:

    Versi Alkitab dulu aja gimana ? Nanti kami para muslim di sini bisa ngeliat tulisan anda. Setelah itu kita pelajari bareng2, siapa tau anda lebih pintar dari kami. Bener gak ?

  38. Hendra Says:

    To Anonymous

    Anonymous
    Anda mengatakan anak kecil tidak ada dosa sama sekali, jadi itulah alasannya ada yang menggunakan anak kecil sebagai tameng hidup.
    ———————————
    saya:
    Itu juga alasan anda menjadikan manusia suci seperti yesus sebagai TAMENG anda untuk dikorbankan seperti Domba, demi menebus dosa2x anda. pemikiran picik dan biadab seperti ini sungguh membuat saya muak.

    Anonymous
    Bom itu menewaskan 20 orang yang tidak berdosa.
    Bukan artinya 20 orang yang tewas tersebut tidak pernah berbuat dosa.
    Maksud sebenarnya : Ada 20 orang yang tidak ikut-ikutan dalam konflik, tapi ikut tewas terkena bom.
    ——————————-
    Saya:
    Siapa yang ikut2xtan makan apel yang dari itu melanggar perintah Allah,sehingga semua umat manusia harus menanggung dosa orang tuahnya ?? lalu semua manusia baik yang masih bayi hingga yang tua bangka yang hidup secara normal hingga yang sering menenggak minum2x keras dianggap berdosa hingga tidak ada jalan lain untuk masuk surga kecuali mengakui pembunuhan manusia suci ?

    Ketidak adilan ini sungguh bukan kehendak tuhan, tetapi kehendak hawa nafsu, hawa nafsu yang sesat.

    Anonymous
    Menurut Alquran, binatang mempunyai roh tidak?
    Kapan manusia mempunyai roh? (sejak dikandung atau ketika lahir dan bernafas atau ketika mengenal Allah ?)
    ———————————-
    Saya:
    saudara saya ryan sudah mengutip ayat AQ untuk anda tentang hakikat Ruh, Nabi Muhammad dulu juga pernah ditanya oleh orang yahudi tentang Ruh, lalu Allah menurunkan ayat yang saudara rian kutip itu. tetapi tidak adil jika kami tidak “memuaskan” anda dengan pertanyaan anda ini, sila lihat link dibawah untuk refensinya,

    http://pesantren.or.id.29.masterwebnet.com/ppssnh.malang/cgi-bin/content.cgi/artikel/eksistensi_ruh.single

    Untuk diskusi yang adil, bagaimana alkitab anda menjelaskan tentang hakikat Roh ? saya rasa anda tidak kesulitan, pada permulaan kitab kejadian pengarang alkitab sudah menggambarkan bahwa roh Allah melayang layang, itu artnya hakikat roh sudah dipahami oleh pengarang alkitab, saya harap anda juga memahaminya, atau silahkan berikan saya link referensinya untuk kita bahas.

  39. editya Says:

    To anonymous,

    Saya sudah baca yang anda tanyakan dan jawaban yang diberikan si Dani maupun Hendra. Saran saya, percuma buang waktu diskusi dengan mereka berdua dan karena mereka menjawab berdasarkan otaknya yang keledai itu, makanya kamu sering dikatai bodoh dan kalau anda menggunakan ayat AQ, pasti disebut memperkosa AQ, Hanya orang bodohlah yang menyatakan orang lain bodoh, apalagi rajin menyebut memperkosa AQ, Hanya orang yang pernah merasakan nikmatnya memperkosa, yang dapat menyatakan kata itu, dan itu wajar buat mereka, karena mereka hanya sunat lahiriah bukan sunat hati, buktinya, poligami dihalalkan, padahal Tuhan menciptakan manusia sepasang, satu pria untuk satu wanita. Tuhan tidak menciptakan Adam dengan tiga istri, tapi karena lihat junjungannya, tidak masalah berpoligami bahkan dengan bangga buat klub poligami.
    Kalau berdebat dengan dua orang itu saya perhatikan jawabannya seperti debat kusir, yang sering memperdebatkan kotoran kuda.
    Kalau dengan si Ryan lebih nyaman, elegant. tapi kalu yang dua orang itu, seperti mayoritas lainnya, hanya menggunakan otot daripada otak, termasuk otot yang katanya disunat itu.
    Anomym…, kebaskan debu dari kasutmu !!

  40. Hendra Wijaya Says:

    To Editya

    Terima kasih atas waktunya untuk mencaci maki kami. ^_^ asal anda tidak mencaci maki Nabi Kami saya akan menerimanya dengan lapang dada.

    Jelas lah anda mendukung si Yanto alias anonymous orang dia satu sekte sama anda, sama halnya mas Dani mendukung saya. Kalo anda juga menyanjung saudara saya Rian boleh2x saja, tidak semua manusia bisa di samakan antara saya dan rian memang berbeda karakter, lalu kenapa anda harus memaksakan sama ?

    Emang memperkosa itu Nikmat ya ?? Kok anda menghakimi saya kalo saya sering mengatakan memperkosa ayat maka anda katakan nikmat ? ^_^

    Anda menyebut saya bodoh karena menurut klaim anda saya mengatakan bahwa yanto Bodoh ? Ok tidak masalah, sama halnya dengan anda mengatakan “karena mereka menjawab berdasarkan otaknya yang keledai itu” bukankah anda mengatakan diri anda lebih pinter dari saya ?? Lalu siapa yang Keledai ?? ^_^ Tidak mengapa. itu Hak anda.

    Pelajari dulu bung poligami, biar ga asal nyembur kayak ga punya gigi, baru cuap2x disini.

    Edytia
    Kalau berdebat dengan dua orang itu saya perhatikan jawabannya seperti debat kusir,
    ———————————–
    Saya:
    Anda bisa membacanya tidak ? siapa yang debat kusir siapa yang tidak ? Semua klaim2x dari orang2x kristen disini tidak didukung oleh bukti yang kuat dari Kitab suci mereka sendiri, hanya klaim2x lemah tidak berdasar.

    Edytia
    hanya menggunakan otot daripada otak, termasuk otot yang katanya disunat itu.
    ——————————-
    Saya:
    Oh.. anda belum disunat to?? Jangan2x masih berkulup. Ya gpp turuti aja perintah paulus. Yesus kan disunat.. “Tuhan” anda disunat lo… ^_^

    Salam

  41. DANI Says:

    Maaf bung Editya, terima kasih atas sanjungannya. Saya sangat terharu, rupanya anda juga bisa melihat saudara kami Ryan sebagai seseorang yang nyaman yang bisa anda ajak diskusi.

    Tapi semua orang punya cara masing2 untuk berdiskusi, jadi nyantai aja lah. Kalo gak bisa menerima dengan bahasa kami seperti ini, ya gak usah diliat lah ^_^. Kalo biar keliatan pinter, gimana masukin aja tanggapannya di sini. Jadi bisa keliatan, mana yang BERPENGETAHUAN dan mana yang CUAP2 & NGOMEL GAK KARUAN.

    Wassalam

  42. ryan Says:

    sudah sudah kok jadi pada bertengkar sendiri sendiri,,,
    to anyno pertanyaan anda tentang roh…anda bertanya apakah “dalam Alquran”binatang punya roh atau sejak kapan manusia punya roh akan saya coba jawab:sebelumnya sebaiknya kita memiliki persepsi yang sama apa definisi roh itu…

    ini yang ada dalam Alquran yang menyebut tentang roh…/

    72. Maka apabila telah Kusempurnakan kejadiannya dan Kutiupkan kepadanya roh (ciptaan)Ku; maka hendaklah kamu tersungkur dengan bersujud kepadanya.”

    9. Kemudian Dia menyempurnakan dan meniupkan ke dalamnya roh (ciptaan)-Nya dan Dia menjadikan bagi kamu pendengaran, penglihatan dan hati; (tetapi) kamu sedikit sekali bersyukur.

    tentang binatang punya roh atau tidak tak ada diayat Alquran yang menunjuk secara pasti dsan JELAS tentang hal itu….

    yang perlu anda tahu Alquran bukanlah kitab yang menjelaskan terperinci seluruh perkara2 yang gaib,,,,terkadang untuk memahami sesuatu kita perlu mendengar sabda Rasulullah Muhammad SAW….

    Hadis riwayat Abdullah bin Masud ra., ia berkata:
    Rasulullah saw. sebagai orang yang jujur dan dipercaya bercerita kepada kami: Sesungguhnya setiap individu kamu mengalami proses penciptaan dalam perut ibunya selama empat puluh hari (sebagai nutfah). Kemudian menjadi segumpal darah selama itu juga kemudian menjadi segumpal daging selama itu pula. Selanjutnya Allah mengutus malaikat untuk meniupkan roh ke dalamnya dan diperintahkan untuk menulis empat perkara yaitu: menentukan rezekinya, ajalnya, amalnya serta apakah ia sebagai orang yang sengsara ataukah orang yang bahagia. Demi Zat yang tiada Tuhan selain Dia, sesungguhnya salah seorang dari kamu telah melakukan amalan penghuni surga sampai ketika jarak antara dia dan surga tinggal hanya sehasta saja namun karena sudah didahului takdir sehingga ia melakukan perbuatan ahli neraka maka masuklah ia ke dalam neraka. Dan sesungguhnya salah seorang di antara kamu telah melakukan perbuatan ahli neraka sampai ketika jarak antara dia dan neraka tinggal hanya sehasta saja namun karena sudah didahului takdir sehingga dia melakukan perbuatan ahli surga maka masuklah dia ke dalam surga. (Shahih Muslim No.4781)

    Hadis riwayat Abdullah bin Masud ra., ia berkata:
    Ketika aku sedang berjalan bersama Rasulullah saw. di suatu tanah pertanian di mana beliau bertongkatkan sebatang pelepah korma, tiba-tiba beliau lewat di hadapan beberapa orang Yahudi. Lalu mereka saling berbicara dengan yang lain: Tanyakanlah kepadanya tentang roh! Kemudian mereka berkata: Apakah yang membuat kamu sekalian bertanya kepadanya? Dia tidak akan membalas kamu sekalian dengan sesuatu yang tidak kamu sukai. Lalu sebagian mereka berkata lagi: Tanyakanlah kepadanya! Lalu sebagian mereka datang menghampiri Rasulullah saw. untuk bertanya tentang roh. Rasulullah saw. terdiam tidak memberikan jawaban apapun, sehingga aku tahu beliau sedang diturunkan wahyu. Aku tetap berdiri di tempatku. Seusai wahyu turun, Rasulullah saw. membacakan ayat: Dan mereka bertanya kepadamu tentang roh. Katakanlah: Roh itu termasuk urusan Tuhanku dan tidaklah kalian diberi pengetahuan melainkan sedikit. (Shahih Muslim No.5002)

    to anony…apa pentingnya pengetahuan tentang roh bagi anda,apakah pengetahuan itu bermanfaat bagi anda,,,,roh adalah sesuatu rahasia alam yang tersembunyi,dan memang seharusnya tersembunyi,,,,,,,

    agama tidak merincikan tentang roh,tapi anda dan saya mungkin dapat menerangkan pengetahuan tentang roh ini yang berdasar dari pendapat pribadi, bukan agama…..

    saya balik bertanya,sebagai seorang kristen apakah roh menurut anda??bukan menurut agama…..

  43. DANI Says:

    Maaf bung Ryan, sama sekali tidak ada bermaksud untuk menjelekkan atau memojokkan seseorang, di sini, bung any atau siapapun namanya, selalu membuat pernyataan aneh2. Dan saya pikir dia ini mau diskusi atau hanya sekedar lempar pertanyaan iseng yang gak mutu gt.

    Terlebih lagi dia berusaha untuk membandingkan para muslim di sini, kalo emang dia berkenan, ya tuliskan aja tanggapannya di sini apa yang menjadi uneg2 dia, supaya kita tau, dia gak sembarangan bicara tentang Islam tanpa pernah mempelajarinya terlebih dahulu.

    Wassalam

  44. A. Sobari Says:

    Assalamualaikum wR wB, salam sejahter untuk kita semua.

    Kebenaran Agama tidak untuk diperdebatkan dalam dimensi akal dan rasio belaka…namun juga bukan berarti hanya bersandar pada iman dan percaya saja. menurut saya kebenaran agama itu sebuah kebenaran yang hidup dalam keseharian….sama ketika Rasullah memulai dakwah Islam lewat akhlak dan kemualian budi pekerti….tidak ujug2 lewat dogma dan ajaran. Islam adalah sejatinya wahyu dan petunjuk Tuhan…jadi terlalu rendah nilainya hanya disandarkan pada rasionalitas atau sekedar perdebatan. untuk memahami akidah orang lain….jadilah pendengar yang baik…renungkan apa yang mereka sampaikan….lalu jadikan pelajaran kita dalam menemukan hakikat kebenaran dari ajaran kita sendiri…muliakan perbedaan pendapat dan keyakinan sambil kuatkan akidah dan keimanan kita sendiri….tunjukan Islam adalah agama kebenaran…tapi bukan berarti seorang muslim menjadi pengklaim kebenaran bagi orang yang berbeda keyakinan….laa ikrahaa fid dien….kewajiban kita memberi pencerahan tentang hakikat kebenaran Tuhan…mengenai apakan mereka menjadi sadar dengan kebenaran Islam itu bukan urusan kita lagi…..walllahi bis sawab

  45. Hendra Wijaya Says:

    To A Sobari

    Waalaikumsalam wr.wb

    Salam Kenal… terimakasih sudah memberikan sedikit pencerahan kepada kami… Semoga Allah SWT selalu membimbing kita dalam Islam.

    Salam

  46. Anonymous Says:

    Terima kasih ryan, atas penjelasannya.
    Saya menanyakan mengenai roh untuk menjadi bahan perenungan saya sendiri. Saya mau tahu penjelasannya di AQ dan menurut saya, dibandingkan dengan yang lain, maka andalah yang mempunyai pengertian yang lebih baik dan tidak hanya ngajak orang berantem.

    Roh menurut saya (bukan menurut agama, karena dalam agama Kristen juga banyak pendapat), roh manusia adalah ciptaan Allah yang diberikan/dihembuskan/ditiupkan kepada manusia sehingga manusia dapat mengenal Allah.
    Binatang tidak mempunyai roh, mereka hanya mempunyai tubuh dan jiwa.
    Roh tidak sama dengan jiwa.
    Yang membuat binatang hidup (secara jasmani) adalah adanya jiwa dalam tubuhnya, tetapi binatang tidak dapat mengenal Allah (hidup secara roh), karena tidak mempunyai roh. Sepandai apapun binatang (pada beberapa kasus, ada binatang yang mempunyai IQ yg lebih tinggi dari manusia), tidak dapat mengenal Allah.
    Yang akan masuk Surga atau neraka adalah roh (manusia), bukan tubuh (jasmani) nya.

    Saya mendiskusikan mengenai roh karena menurut saya hal itu penting, karena oleh roh lah kita dapat mengenal Allah dan roh kitalah yang akan hidup secara kekal, di surga atau di neraka.

  47. Hendra Says:

    To Anonymous

    Pengertian Roh Menurut Al-Qur’an juga tidak dapat menyadarkan anda dari perenungan anda bahwa Al-Qur’an ini adalah Firman Allah… dan menurut pemahaman dan kepandaaian anda yang terbatas itu dan yang tidak didukung bukti dari Alkitab anda sendiri anda sudah berani mengambil kesimpulan mengenai Roh.. Lalu apa peduli saya ?? Ngajak berantem?? Tidak bung.. itu hak anda.. saya sangat menghargai hak seseorang.. Orang2x kristen di indonesia masih tetap ada karena Islam tahu betul bahwa tidak ada paksaan dalam agama. Lalu apa hak saya memaksa anda agar sejalan denganan pemikiran saya? dengan berantem? Jelas Tidak. Saya juga sudah memberikan Interpretasi Roh Menurut Ulama2x islam… masalah diterima atau tidak itu hak anda juga..

    Dan mereka bertanya kepadamu tentang roh. Katakanlah: “Roh itu termasuk urusan Tuhan-ku, dan tidaklah kamu diberi pengetahuan melainkan sedikit.” [QS.17:85]

    Salam

Leave a Reply