Plagiarisme / Plagiat

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia  adalah penjiplakan yang melanggar hak cipta, yaitu hak seseorang atas hasil penemuannya yang dilindungi oleh undang-undang. Plagiat adalah pengambilan karangan (pendapat dsb) orang lain dan menjadikannya seolah-olah karangan / pendapat sendiri, misalnya menerbitkan karya tulis orang lain atas nama dirinya sendiri. Orang yang melakukan plagiat disebut plagiator atau penjiplak.

Didalam Kitab Suci Tuhan, ternyata hal ini terjadi, yaitu didalam Injil kitab suci umat kristen.

1. II Raja-raja 19

2. Yesaya 37

Dengan kata lain, Yesaya 37 dan 2 Raja-Raja 19 kata demi katanya identik. Padahal keduanya diatributkan untuk dua penulis yang berbeda, terpisah berabad-abad, yang dinyatakan umat Kristen diinspirasikan oleh Tuhan.

II Raja -raja 19

Segera sesudah reja Hizkia mendengar itu, dikoyakkannyalah pakaiannya dan diselubunginyalah badannya dengan kain kabung, lalu masuklah ia ke rumah TUHAN.

[2] Disuruhnyalah juga Elyakim, kepala istana, Sebna, Panitera negara, dan yang tua-tua di antara para imam, dengan berselubungkan kain kabung, kepada nabi Yesaya bin Amos.

[3] Berkatalah mereka kepadanya: “Beginilah kata Hizkia, Hari ini hari kesesakan, hari hukuman dan penistaan; sebab sudah datang waktunya untuk melahirkan anak, tetapi tidak ada kekuatan untuk melahirkannya.

[5] Ketika pegawai-pegawai raja Hizkia sampai kepada Yesaya.

[10] Beginilah harus kamu katakan kepada Hizkia, raja Yahuda: Janganlah Allahmu yang kau percayai itu memperdayakan engkau dengan menjanjikan; Yerusalem tidak akan diserahkan ke tangan raja Asyur.

[11] Sesungguhnya, engkau ini telah mendengar tentang yang dilakukan raja-raja Asyur kepada segala negeri, yakni bahwa mereka telah menumpasnya; masakan engkau ini akan dilepaskan?

[12] Sudahkah para allah dari bangsa-bangsa, yang telah dimusnahkan oleh nenek moyangku, dapat melepaskan mereka, yakni Gozan, Haran, Rezef dan bani Eden yang di Telasar?

[14] Hizkia menerima surat itu dari tangan para utusan, lalu membacanya; kemudian pergilah ia ke iumah TUHAN dan membentangkan surat itu di hadapan TUHAN.

[15] Hizkia berdoa di hadapan TUHAN dengan berkata: “Ya TUHAN, Allah Israel, yang bertakhta di atas kerubim! Hanya Engkau sendirilah Allah segala kerajaan di bumi; Engkaulah yang menjadikan langit dan bumi.

[36] Sebab itu berangkatlah Sanherib, raja Asyur, dan pulang, lalu tinggallah ia di Niniwe.

[37] Pada suatu kali ketika ia sujud menyem-bah di dalam kuil Nisrokh, allahnya, maka Adramelekh dan Sarezer, anak-anaknya, membunuh dia dengan pedang, dan mereka meloloskan diri ke tanah Ararat. Kemudian Esartadon, anaknya, menjadi raja menggantikan dia.

Yesaya 37

Segera sesudah raja Hizkia mendengar itu, dikoyakkannyalah pakaiannya dan diselubunginyalah badannya dengan kain kabung, lalu masuklah ia ke rumah TUHAN.

[2] Disuruhnyalah juga Elyakim, kepala istana, Sebna, panitera negara, dan yang tua-tua di antara para imam, dengan berselubungkan kain kabung, kepada nabi Yesaya bin Amos.

[3] Berkatalah mereka kepadanya: “Beginilah kata Hizkia, Hari ini hari kesesakan, hari hukuman dan penistaan; sebab sudah datang waktunya untuk melahirkan anak, tetapi tidak ada kekuatan untuk melahirkannya.

[5] Ketika pegawai-pegawai raja Hizkia sampai kepada Yesaya.

[10] Beginilah harus kamu katakan kepada Hizkia, raja Yahuda: Janganlah Allahmu yang kau percayai itu memperdayakan engkau dengan menjanjikan; Yerusalem tidak akan diserahkannt ke tangan raja Asyur.

[11] Sesungguhnya, engkau ini telah mendengar tentang yang dilakukan raja-raja Asyur kepada segala negeri, yakni bahwa mereka telah menumpasnya; masakan engkau ini akan dilepaskan?

[12] Sudahkah para allah dari bangsa-bangsa, yang telah dimusnahkan oleh nenek moyangku, dapat melepaskan mereka, yakni Gozan, Haran, Rezef dan bani Eden yang di Telasar?

[14] Hizkia menerima surat itu dari tangan para utusan, lalu membacanya; kemudian pergilah ia ke tumah TUHAN dan membentangkan surat itu di hadapan TUHAN.

[15] Hizkia berdoa di hadapan TUHAN dengan berkata: 16 “Ya TUHAN, Allah Is-rael, yang bertakhta di atas kerubim! Hanya Engkau sendirilah Allah segala kerajaan di bumi; Engkaulah yang menjadikan langit dan bumi.

[37] Sebab itu berangkatlah Sanherib, raja Asyur, dan pulang, lalu tinggallah ia di Niniwe.

[38] Pada suatu kali ketika ia sujud menyembah di dalam kuil Nisrokh, allahnya, maka Adramelekh dan Sarezer, anak-anaknya, membunuh dia dengan pedang, dan mereka meloloskan diri ke tanah Ararat. Kemudian Esarhadon, anaknya, menjadi raja menggantikan dia.

——————————————————————————————–

Siapa yang menyalin dan dari siapa? Siapa yang men-curi dan dari siapa? 32 Sarjana Injil RSV yang termahsyur mengatakan penulis kitab Raja-Raja “tidak diketahui!” Catatan dalam Injil ini dipersiapkan dan diedit oleh Pendeta David J. Fant, Litt. D., Sekretaris Umum perkumpulan Injil New York. Umumnya, jika pendeta Kristen yang baik mempunyai keyakinan bahwa Injil adalah Firman Tuhan, mereka juga akan mengatakan hal yang sama, tetapi dengan jujur (malu-malu) mereka mengakui: “Penulis – Tidak diketahui! ” Mereka dipersiapkan untuk membayar bualan terhadap kitab suci yang mungkin saja ditulis oleh Tom, Dick atau Harry dan berharap setiap orang menganggap semua ini sebagai Firman Tuhan!

Sumber : The Choice (Ahmed Deedat)

5 Responses to “Plagiarisme / Plagiat”

  1. Mas Kris Says:

    Ada artikel provokatif lain nggak?

  2. Hendra Wijaya Says:

    To Mas Kris
    Oh Berarti Injil Anda adalah sebuah provokatif ya ??

    Anda tidak mengakui kalo itu berasal dari injil ?

    Bisa ga mas kris ni memberikan komentar yang berbobot ? saya rasa mas kris profesional. Jadilah kristen yang jantan untuk menerima bahwa kitab tuhan anda adalah sebuah plagiat.

  3. afan mulifardian Says:

    ASSTAGHFIRULLAH AL’AZIIM.bertaubatlah engkau hai yang merasa domba.ops sori..orang kristen kan umatnya domba katanya si..

  4. ChangChuet Says:

    To afan mulifardian

    ASSTAGHFIRULLAH AL’AZIIM.bertaubatlah engkau hai orang yang selalu berdoa ” Tunjukkan kami jalan yang lurus ” karena sampai matinyapun masih nyuruh pengikutnya mendoakan dirinya biar selamat, karena belum menemukan jalan yang lurus. nabinya saja belum menemukan jalan yang lurus, apalagi pengikutnya.

    si Hendra, kemana ya ? Apa ia sudah menemukan jalan yang lurus yaitu Yesus ?

  5. Yanto Says:

    Sebenarnya jalan yang ditunjukkan Tuhan sih sudah lurus, tapi tidak ada manusia yang dapat jalan secara lurus.

    Tuhan Yesus bukan hanya menunjukkan jalan yang lurus, tapi bahkan menjadi jalan yang lurus yang mengantarkan orang-orang yang dikasihi Allah untuk kembali kepada Allah dengan menebus dosa orang-orang yang dikasihi Allah.

Leave a Reply